Shin Tae-yong Akui Mustahil Bangkit di Leg Kedua Jika Tetap Bermain Buruk

- Rabu, 29 Desember 2021 | 23:12 WIB
Pada leg pertama, final Piala AFF 2020, yang digelar di Stadion Nasional, Singapura, skuad Garuda dibantai 0-4 oleh Gajah Perang. (Dok. AFF Suzuki Cup 2020)
Pada leg pertama, final Piala AFF 2020, yang digelar di Stadion Nasional, Singapura, skuad Garuda dibantai 0-4 oleh Gajah Perang. (Dok. AFF Suzuki Cup 2020)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-young, sadar betul dibutuhkan semacam keajaiban untuk membalikkan keadaan atas Thailand di leg kedua final Piala AFF 2020.

Pada leg pertama, final Piala AFF 2020, yang digelar di Stadion Nasional, Singapura, skuad Garuda dibantai 0-4 oleh Gajah Perang.

Dalam laga yang berlangsung pada Rabu, 29 Desember 2021, gol-gol Thailand dilesakkan kapten Chanathip Songkrasin pada menit kedua.

Lalu, Thailand cetak gol kedua di menit ke-52. Dari situasi serangan balik, Supachok menggiring bola sampai ke kotak penalti dan mengontrolnya dengan baik. Dirinya lalu mengoper ke belakang ke Chanathip. Tanpa cela, Chanathip menyepak bola mengoyak gawang Indonesia yang dijaga Nadeo Arga Winata.

Baca Juga: Timnas Indonesia Dibantai Thailand, Ketum PSSI Percaya Keajaiban di Leg Kedua

Dalam Piala AFF 2020 ini tidak ada sistem gol tandang. Artinya, tiap tim harus cetak gol lebih banyak agar mampu meraih titel juara.

Untuk meraih juara, minimal skuad Garuda harus menang 5-0 pada leg kedua Indonesia vs Thailand nanti, yang akan berlangsung Sabtu (1 Januari 2022).

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-young, sadar dibutuhkan keajaiban untuk mengalahkan Thailand di leg kedua final Piala AFF 2020. (Dok. PSSI)

Bagaimanapun, kemungkinan tersebut masihlah misi yang sangat sulit dan Shin Tae-young sadar akan situasi tersebut.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Klopp Ogah Datangkan Mbappe ke Liverpool

Rabu, 18 Mei 2022 | 17:04 WIB
X