Pemain Sayap Chelsea Diusir Timnas, Ketahuan Bohong Pura-Pura Cedera

- Kamis, 2 September 2021 | 23:10 WIB
Pemain sayap Chelsea, Hakim Ziyech, telah diusir dari skuad timnas Maroko bulan ini, karena ketahuan berbohong dan malas membela negaranya. (Wikimedia Commons (CC))
Pemain sayap Chelsea, Hakim Ziyech, telah diusir dari skuad timnas Maroko bulan ini, karena ketahuan berbohong dan malas membela negaranya. (Wikimedia Commons (CC))

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Pemain sayap Chelsea, Hakim Ziyech, telah diusir dari skuad timnas Maroko bulan ini, karena dia “menolak bekerja” untuk tim.

Menurut manajer Maroko, Vahid Halihodzic, perilaku itu ditunjukkan Ziyech selama jeda internasional sebelumnya, dalam laga persahabatan pada bulan Juni 2021.

Ziyech, 28 tahun, bahkan tidak terncantum namanya dalam skuad 24 pemain Maroko untuk kualifikasi Piala Dunia 2022 bulan ini, yang akan melawan Sudan dan Guinea.

Halihodzic mengatakan, Ziyech melakukan dua kesalahan fatal. 

Pertama, ia terlambat datang untuk bergabung dengan tim nasional dalam jeda internasional sekitar dua bulan lalu. Kedua, ia menolak untuk bermain dalam pertandingan, dengan berpura-pura cedera.

“Perilakunya dalam dua pertandingan terakhir, terutama yang terakhir [melawan Burkina Faso], bukanlah seorang pemain tim nasional yang, sebagai pemimpin dalam tim, harus menjadi panutan yang positif," kesal Halihodzic, dilansir The Athletic.

“Dia datang terlambat dan setelah itu dia bahkan menolak untuk bekerja. Tidak ada gunanya mendiskusikannya setelah itu, sebagai pelatih jawabannya ada di sana untuk dilihat."

Bagi Halihodzic, tim nasional harus ada di atas segalanya. Tidak ada yang bisa menyandera seorang pemain untuk bermain bagi negaranya.

“Untuk pertama kalinya dalam kareir kepelatihan saya, saya telah melihat perilaku yang mengecewakan saya. Seorang pemain yang menolak untuk bermain, diakui sebagai pertandingan persahabatan, dengan dalih cedera."

Staf medis sempat melakukan beberapa pemeriksaan dan mengatakan Ziyech bisa bermain. Namun, Ziyech kemudian menolak untuk melakukan pemanasan di babak kedua, karena dia kecewa menjadi pemain pengganti.

“Bagi saya, perilaku seperti itu tidak dapat diterima. Anda tidak bisa curang dengan tim nasional. Anda 100 persen ada atau tidak. Aku tidak akan mentolerirnya."

Baca Juga: J.J.S. Brandsma, Dosen ITB Menjadi Pilar SIDOLIG

Sejauh ini, Ziyech telah memenangkan 41 caps untuk Maroko dan mencetak 17 gol. [*]

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X