Lansia dan Covid-19

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 08:20 WIB
Vaksinasi bagi lansia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Oto Iskandar di Nata, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa 18 Mei 2021.
Vaksinasi bagi lansia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Oto Iskandar di Nata, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa 18 Mei 2021.

Lansia merupakan kelompok umur yang paling rentan terpapar Covid-19. Yaitu kelompok umur tua atau lanjut usia yaitu mereka yang berumur di atas 60 tahun.

Kita ketahui saat ini pandemi Covid-19 merupakan sebuah momok yang sangat menakutkan bukan hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia, karena tidak sedikit merenggut nyawa manusia. Jumlah penderita dan kasus kematian yang diakibatkan oleh virus corona ini terus meningkat setiap harinya.

Mengapa lansia sangat rentan dan mudah terpapar virus corona? Seiring dengan bertambahnya usia maka tubuh akan mengalami berbagai penurunan akibat proses penuaan, mulai dari menurunnya produksi pigmen warna rambut, produksi hormon, kekenyalan kulit, massa otot, kepadatan tulang, kekuatan gigi, hingga fungsi organ-organ tubuh.

Sistem imun sebagai pelindung tubuh pun tidak bekerja sekuat saat masih muda.  Selain itu tidak sedikit lansia memiliki masalah kesehatan seperti penyakit jantung, paru-paru, diabetes, asma, hipertensi atau berbagai kondisi kronis lainnya. Dalam kondisi tersebut virus akan lebih mudah berkembang biak dan menyebabkan kerusakan pada tubuh, bahkan akan lebih parah lagi jika penderita sudah memiliki penyakit-penyakit tersebut.  Mengacu pada data WHO, lebih dari 95 persen kematian akibat virus corona terjadi pada penduduk usia lebih dari 60 tahun.

Jawa Barat merupakan salah satu provinsi yang memiliki jumlah kasus postif Covid-19 cukup tinggi. Berdasarkan update data Pusat Informasi dan Koordinasi COVID 19 Provinsi Jawa Barat (Pikobar) per tanggal 30 Juli 2021,  jumlah penduduk lansia di Jawa Barat yang terkonfrmasi Covid-19 sebanyak 58.411 orang, yang terdiri dari  30.093 orang lansia laki-laki dan 28.318 orang lansia perempuan. Sementara kasus kematian pasien Covid-19 yang dialami oleh lansia di Jawa Barat sebanyak 2.241 orang lansia, dari jumlah tersebut sebanyak 1.237 orang diantaranya adalah lansia laki-laki dan 1.004 orang adalah lansia perempuan. Masih tingginya kasus Covid-19 di Jawa Barat mengharuskan pemerintah Jawa Barat dan jajarannya untuk lebih konsen lagi terhadap penangan masalah Covid-19.

Tentu saja kondisi pandemi Covid-19 ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat di Jawa Barat, baik kesehatan, ekonomi maupun sosial. Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, tentu ini menjadi hal serius. Sensus Penduduk 2020 (SP2020) mencatat penduduk Jawa Barat sebesar 48,27 juta jiwa. Dari jumlah tersebut 9,25 persen penduduk di Jawa Barat ada pada kelompok umur lansia.  Kondisi ini menunjukkan bahwa pada tahun 2020 Jawa Barat berada dalam masa transisi menuju era ageing population yaitu ketika persentase penduduk usia 60 tahun ke atas mencapai lebih dari 10 persen.

Jika dlihat lebih rinci lagi data hasil Survei Sosial Ekonomi Nasonal (Susenas) 2020, menunjukkan bahwa sebanyak 71,22 persen penduduk lansia di Jawa Barat tinggal di daerah perkotaan, dan sisanya sebanyak 28,78 persen tinggal di daerah perdesaan. Sejalan dengan jumlah wilayah perkotaan di Jawa Barat.

Dilihat berdasarkan jenjang pendidikan sebanyak 38,57 persen lansia di Jawa Barat tidak pernah/tidak tamat SD, 41,66 persen lansia tamat SD/sederajat, 6,66 persen lansia tamat SMP/sederajat, 7,84 persen tamat SMA/sederajat, dan sebanyak 5,27 persen lansia lulusan perguruan tinggi. Artinya lebih dari 80 persen lansia di Jawa Barat berpendidikan SD ke bawah. Hal ini berpengaruh pada kondisi sosial ekonomi lansia.

Susenas 2020 menunjukkan persentase penduduk lansia jika dilihat dari sumber pembiayaan rumah tangga sebanyak 73,77 persen berasal dari anggota rumah tangga yang bekerja, 17,90 persen dari kiriman uang/barang, 0,79 persen dari investasi dan dari pensiunan sebanyak 7,53 persen. Kondisi ini menunjukkan jika ada gangguan pada kondisi pekerjaan anggota rumah tangga, maka kondisi lansia di Jawa Barat bisa terganggu, dimana lebih dari 70 persen mengandalkan pada anggota rumah tangga yang bekerja.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Babak Belur Peternak Ayam Petelur

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Sejarah Stasiun Padalarang: Kenangan Dahulu dan Kini

Jumat, 15 Oktober 2021 | 11:04 WIB

Catch Me if You Can di Tjimahi Tempo Doeloe

Jumat, 15 Oktober 2021 | 10:33 WIB

Nicolaas Vink, 50 Tahun Menjadi Anggota UNI

Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:04 WIB

Misteri Perang Bubat IV: Kolofon Carita Parahyangan

Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:36 WIB

Menyoal Upaya Pemulihan Ekonomi, Perlukah Alih Konsep?

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:58 WIB

Instagram Memang Asyik, Tetapi Mengapa Digugat?

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:38 WIB

Memerdekakan Diri untuk Membaca Budaya

Senin, 11 Oktober 2021 | 16:21 WIB

Kesenjangan Antara Masjid dan Toiletnya

Minggu, 10 Oktober 2021 | 17:40 WIB

Evergrande CS Membuat China Bangkrut?

Minggu, 10 Oktober 2021 | 14:00 WIB
X