Mengapa Tak Ada Seruan Berpartisipasi Mengatasi Covid-19?

- Selasa, 27 Juli 2021 | 17:35 WIB
Vaksin dianggap menjadi penyelamat dari serangan virus Corona yang diperkirakan lebih mematikan dibanding flu Spanyol, Middle East Respiratory Syndrome (MERS, 2002 ) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS, 2012).
Vaksin dianggap menjadi penyelamat dari serangan virus Corona yang diperkirakan lebih mematikan dibanding flu Spanyol, Middle East Respiratory Syndrome (MERS, 2002 ) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS, 2012).

Diperkirakan jumlah pengangguran di Indonesia telah mencapai sedikitnya 27,5 juta orang. Diperkirakan jumlah itu akan bertambah sebab  perekonomian di sektor formal maupun informal makin lesu hingga beberapa bulan ke depan.

Partisipasi Uang

Partisipasi uang hanya bisa dilakukan orang-orang tertentu. Keluarga pengusaha Akidi Tio misalnya, menyumbang Rp 2 triliun atau sekitar US$130 juta untuk penanggulangan pandemi virus di Sumatera Selatan. Suatu jumlah yang sangat fenomenal. Bandingkan dengan plafon APBD Sumsel tahun 2021 yang berjumlah Rp 10,83 triliun.        

Sejumlah 65% dari APBD tersebut, yakni Rp 6,9 triliun, untuk belanja tidak langsung. Belanja jenis ini, pada umumnya dibagi menjadi belanja pegawai, bunga, subsidi, hibah, bantuan sosial, belanja bagi hasil, bantuan keuangan dan belanja tidak terduga.

Pengalaman

Kemampuan pemerintah untuk membangkitkan partisipasi masyarakat tidak diragukan lagi. Sekurang-kurangnya dapat belajar dari keberhasilan Program Keluarga Berencana. Partisipasi masyarakat membuat Indonesia mampu menurunkan angka kelahiran total dari 5,6 anak per wanita menjadi 2,6 anak.    

Partisipasi masyarakat semakin penting karena WHO memperkirakan gelombang ketiga pandemi akan berlangsung pada Oktober-November tahun ini. Partisipasi juga makin berarti guna mempercepat pemulihan ekonomi  terutama pada kalangan masyarakat menengah bawah. [*]

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Babak Belur Peternak Ayam Petelur

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Sejarah Stasiun Padalarang: Kenangan Dahulu dan Kini

Jumat, 15 Oktober 2021 | 11:04 WIB

Catch Me if You Can di Tjimahi Tempo Doeloe

Jumat, 15 Oktober 2021 | 10:33 WIB

Nicolaas Vink, 50 Tahun Menjadi Anggota UNI

Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:04 WIB

Misteri Perang Bubat IV: Kolofon Carita Parahyangan

Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:36 WIB

Menyoal Upaya Pemulihan Ekonomi, Perlukah Alih Konsep?

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:58 WIB

Instagram Memang Asyik, Tetapi Mengapa Digugat?

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:38 WIB

Memerdekakan Diri untuk Membaca Budaya

Senin, 11 Oktober 2021 | 16:21 WIB

Kesenjangan Antara Masjid dan Toiletnya

Minggu, 10 Oktober 2021 | 17:40 WIB

Evergrande CS Membuat China Bangkrut?

Minggu, 10 Oktober 2021 | 14:00 WIB
X