Mengungkap Fakta Kandungan Susu Bear Brand

- Senin, 26 Juli 2021 | 23:00 WIB
Susu bear brand yang menyebabkan panic buying di tengah pandemi.
Susu bear brand yang menyebabkan panic buying di tengah pandemi.

Seperti yang telah diketahui bahwa merk susu Bear Brand, pada masa pandemi ini banyak diburu oleh warga. Alasannya, karena diyakini dapat meredakan penyakit Covid-19.

Alhasil, di Indonesia produk tersebut sempat sulit sekali untuk dicarinya. Karena hampir semua masyarakat yakin dengan rutin mengkonsumsi susu itu akan terhindar dari Covid-19.       

Sebenarnya susu ini, memang dari dahulu sudah bisa dijadikan obat bagi beberapa orang. Biasanya orang akan mulai rutin mengkonsumsi susu ini ketika sedang merasakan demam tinggi, dan bisa dinetralkan dengan susu itu. Memang di dalam gejala terkena Covid-19 pun ada demam, tetapi tidak harus selalu menggunakan itu, dan jangan sampai menghabiskan stok orang lain yang memang sangat membutuhkan susu itu. Dan memang kebanyakan masyarakat yang salah paham mengenai susu dari Bearbrand ini, memiliki kandungan apa sehingga susu ini sangat di istimewakan?

Sebenarnya kandungan yang dimiliki oleh susu ini sama dengan kandungan susu lain, bahkan dikutip dari penjelasan yang ada di twitter @IchaRahadyana seorang ahli gizi mengungkapkan dalam utasnya, bahwa susu Bear Brand ini untuk varian yang original yang sudah langka ini, bahkan tidak ada kandungan mineral didalamnya. Yang artinya semua kebutuhan untuk menjaga imunitas dalam tubuh ini bisa dikatakan tidak terpenuhi di dalam satu susu Bear Brand varian original ini. Meskipun ada sedikit kandungan mineralnya namun itu sangat sedikit. Karena pada dasarnya yang sedang dibutuhkan untuk menjaga imun di dalam tubuh itu harus ada kandungan Vitamin D, Vitamin C, dan juga mineral seperti zinc.

Nah, akan tetapi susu Bear Brand juga memiliki varian rasa yang lain, jika didalam varian yang lain bahkan secara kandungan yang ada dalam susunya ini sesuai dengan yang sedang dibutuhkan oleh seseorang untuk menjaga kekebalan imun. Semuanya ada di dalam susu Bear Brand varian lain. Yang menjadi pertanyaan mengapa beberapa masyarakat ini berbondong- bondong membeli dan bahkan memborong susu ini? Jika diatas saja sudah dijelaskan bahwa kandungan dari susunya itu tidak terlalu istimewa di bandingkan yang lainnya. Padahal yang bisa dijadikan validasi untuk bisa membantu kekuatan imun itu ada di varian lain susu Bear Brand bukan yang original yang sudah langka itu.

Jika sudah mengetahui fakta yang ada sebenarnya tidak harus selalu konsumsi susu itu dari merk Bear Brand. Karena pada dasarnya kandungan susu merk ini sama dengan merk lainnya, sama- sama dapat menjaga imun. Banyak juga yang bahkan bisa lebih bagus dari ini, ataupun memiliki perbedaan yang sedikit, karena memang beda merk tentu akan berbeda. Namun itu tidak bisa dijadikan alasan untuk tetap ingin mengkonsumsi susu Bear Brand. Jadi, memang benar dimasa sekarang ini dari akun yang sama mengungkapkan, jika membutuhkan boosting vitamin dan mineral memang perlu untuk mengkonsumsi susu. Namun, seperti yang sudah dijelaskan bahwa merk susu di Indonesia ini banyak tidak harus selalu menggunakan merk tertentu. Semua keputusan dalam mengkonsumsi sesuatu itu memang hak masing- masing orang.

Tetapi lebih baiknya kalaupun sudah sangat sulit ditemukan merk satu carilah yang lain yang bisa melengkapi. Kita sebagai manusia pun harus pintar memutar otak jika kandungan di dalam susu merk lain tidak ada kandungan vitaminnya, jadi harus mencari suplemen untuk melengkapi kekurangan kandungan vitamin yang ada dalam susu tadi. Karena percayalah bahwa semua makanan yang ada di bumi itu tidak ada yang memiliki gizi yang sempurna hanya dalam satu makanan. Jika makanan yang diperoleh beragam maka gizi yang didapatnya pun kemungkinan besar akan lebih lengkap dari yang hanya mengkonsumsi satu makanan saja.

Bagi beberapa orang jika sudah terlanjur selalu menggunakan susu ini dalam kesehariannya, masih boleh untuk dikonsumsi, namun ketika stok persediaannya sudah habis, dan sudah susah tidak usah memaksakan untuk selalu konsumsi susu itu saja. Karena makanan yang memiliki kandungan mineral itu bukan hanya dapat ditemukan dalam susu saja banyak, jadi tidak usah khawatir hingga mencari- cari kemanapun, dan tetap membelinya walau harganya sudah mulai tidak wajar. Kasus seperti kelangkaan dari susu ini hampir sama persis dengan kelangkaan masker pada tahun lalu. Berarti, adanya kelangkaan ini memang orang rata-rata sedang mencarinya, daripada ikutan pusing dan mulai panik dalam membeli sesuatu lebih baik untu mencoba beralih mengkonsumsi susu lain, sampai stok dari susu ini sudah tersedia kembali di berbagai minimarket, barulah boleh untuk kembali mengkonsumsi susu ini.

Dan yang perlu digaris bawahi lagi, dalam akun ini juga menjelaskan bahwa masyarakat Indonesia perlahan harus menghilangkan paradgima, bahwa memimum susu akan sehat, terhindar dari penyakit, itu merupakan kesalahan besar. Susu itu bisa dijadikan sebagai penambah asupan saja, jika kebutuhan gizi belum terpenuhi dari makanan utama. Jadi yang harus difokuskan dalam mejaga kekebalan imunitas itu dengan rajin memperhatikan pola makan dari asupan gizi utamanya, seperti protein, karbohidrat, dan yang lainnya. Karena meminum susu ini hanyalah dijadikan opsi, boleh rajin di konsumsi ataupun tidak itu tidak apa-apa, selagi kebutuhan gizi utama sudah terpenuhi dengan baik.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

‘Nyanyian’ Krisdayanti dan Gejala Alienasi

Kamis, 16 September 2021 | 22:42 WIB

Dermaga Cikaobandung di Tempuran Ci Kao dengan Ci Tarum

Kamis, 16 September 2021 | 16:51 WIB

Musim Hujan Segera Tiba, Jabar Rawan Longsor

Kamis, 16 September 2021 | 16:28 WIB

Berantas Aksi Jahat Pembajakan Buku!

Rabu, 15 September 2021 | 22:39 WIB

Lebih Baik Diam Daripada Body Shaming

Selasa, 14 September 2021 | 23:14 WIB

Desain Besar Pembangunan Nasional itu Bernama Fair Play

Selasa, 14 September 2021 | 22:56 WIB

Jangan Meremehkan Profesi Pembantu!

Senin, 13 September 2021 | 22:30 WIB

Mewujudkan Pemuda Penerus Peradaban Mulia

Senin, 13 September 2021 | 19:22 WIB

Muadzin Menangis akibat Covid-19

Minggu, 12 September 2021 | 08:30 WIB

Menduga Letak Benteng Tanjungpura di Karawang

Minggu, 12 September 2021 | 08:00 WIB

Jual Beli Jabatan Menjerat Walikota Tanjungbalai

Jumat, 10 September 2021 | 16:42 WIB

Jangan Membandingkan Manusia dengan Binatang!

Kamis, 9 September 2021 | 23:02 WIB

Vigilantisme Media Sosial

Rabu, 8 September 2021 | 11:58 WIB

Memahami Pemilihan Perdana Menteri Jepang

Senin, 6 September 2021 | 22:28 WIB
X