Kesehatan Anak Indonesia

- Rabu, 21 Juli 2021 | 18:15 WIB
Sejumlah anak menjalani vaksinasi di Rumah Sakit Mata Cicendo, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Senin 19 Juli 2021. Pemerintah menggelar vaksinasi Covid-19 bagi 2.100 anak usia 12-17 tahun sebagai upaya percepatan vaksinasi Covid-19 nasional.
Sejumlah anak menjalani vaksinasi di Rumah Sakit Mata Cicendo, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Senin 19 Juli 2021. Pemerintah menggelar vaksinasi Covid-19 bagi 2.100 anak usia 12-17 tahun sebagai upaya percepatan vaksinasi Covid-19 nasional.

Mengkhawatirkan, 1 dari 8 pasien Covid-19 di Indonesia ternyata anak-anak. Berita ini tersiar pada pertengahan bulan Juni 2021. Menurut Ketua Umum Ikatan Anak Indonesia (IDAI) Dr. dr.Aman Bhakti Pulungan SpA (K), FAAP, proporsi kasus anak yang terpapar Covid-19 secara nasional adalah 12,5 persen.

Case fatality rate-nya 3-4 persen. Kematian anak ini merupakan terbanyak di dunia. Kasus kematian anak di Indonesia yang diakibatkan oleh virus Covid-19, 50 persen terjadi pada kelompok balita. Anak-anak yang dimaksud adalah anak usia antara usia 0 – 18 tahun.

Dalam pasal 44 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 disebutkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah wajib menyediakan fasilitas dan menyelenggarakan upaya kesehatan yang komprehensif bagi anak agar setiap anak memperoleh derajat kesehatan yang optimal sejak dalam kandungan.

Selain dalam Undang-Undang, hak anak untuk memperoleh kesehatan juga dijamin dalam Konvensi Hak-Hak Anak tanggal 20 November 1989 yang telah diratifikasi Pemerintah Indonesia melalui Keputusan Presiden RI Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Convention on The Rights of The Child (Konvensi Tentang Hak-Hak Anak).

Konvensi Hak-Hak Anak menyebutkan bahwa anak harus dipastikan sehat dan bergizi baik, tumbuh dan berkembang dalam kondisi kesejahteraan diri, keluarga, dan masyarakat di sekitarnya yang sejahtera, serta mendapatkan pelayanan ramah anak di lembaga-lembaga penyedia layanan kesehatan, terutama di rumah sakit dan puskesmas.

Kesehatan anak berhubungan dengan masalah penyakit yang diderita oleh anak. Anak di bawah usia 5 tahun sangat rentan mengalami keluhan kesehatan seperti panas, batuk, pilek dan diare.

Keluhan kesehatan anak yang mengakibatkan terganggu aktifitas sehari-harinya didefinisikan sebagai angka kesakitan anak. Pada tahun 2018 ada 16 dari 100 anak mengalami keluhan kesehatan dalam sebulan terakhir dan mengakibatkan terganggu kegiatan sehari-harinya. Pada tahun 2019 angka ini naik menjadi 18,92 persen, dan turun pada tahun 2020 menjadi 17,59 persen.

Keluhan ini persentasenya lebih tinggi dialami pada kelompok umur anak yang lebih muda atau umur di bawah 4 tahun dari total anak-anak di bawah umur 18 tahun, ada sekitar 23,79 persen anak yang mengeluh dan kegiatan sehari-harinya terganggu.

Pada kelompok umur 5-9 tahun angka kesakitan ada 19,97 persen anak, kelompok umur 10-14 tahun ada 13,53 persen anak, sedangkan anak usia 15-17 tahun ada 9,85 persen anak. Anak yang berumur lebih muda khususnya bayi lebih rentan tertular penyakit, sehingga harus diperhatikan kesehatannya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Nama Bangunan yang Menjadi Nama Desa dan Kelurahan

Rabu, 5 Oktober 2022 | 16:41 WIB

Hidup Jangan Kebanyakan Sambat

Selasa, 4 Oktober 2022 | 16:26 WIB

Sosiopreneur Generasi Milenial melalui Agroedupark

Selasa, 4 Oktober 2022 | 15:40 WIB

Bahan Bangunan dari Cicalengka (1907-1941)

Senin, 3 Oktober 2022 | 16:01 WIB

Penguatan Status Kepegawaian Perangkat Desa

Minggu, 2 Oktober 2022 | 07:00 WIB

Mari Memperbanyak Boks Buku di Stasiun Kereta Api!

Kamis, 29 September 2022 | 11:27 WIB

Invasi Rusia di Ukraina Menuju Tahap Akhir

Kamis, 22 September 2022 | 20:11 WIB

Memahami Tatib Sekolah dengan Menjadi Reporter

Selasa, 20 September 2022 | 21:15 WIB

Citisuk

Senin, 19 September 2022 | 15:35 WIB
X