Tips WFH agar Tidak Mengganggu Kesehatan Mental

- Selasa, 20 Juli 2021 | 21:20 WIB
Ilustrasi  work from home (WFH).
Ilustrasi work from home (WFH).

Tahukah kamu? Bahwa ada sebuah penelitian jajak pendapat atau survey yang mengemukakan bahwa bekerja dari rumah dengan mengenakan piyama dapat berdampak buruk untuk kesehatan mental.

Ya, dikutip dari salah satu media nasional, Penelitian yang dipublikasikan dalam Medical Journal of Australia pada Desember lalu melaporkan bahwa mereka yang mengenakan piyama saat bekerja dari rumah melaporkan kesehatan mental yang lebih buruk daripada mereka yang memiliki anak kecil di rumah.

Menurut para peneliti yang melakukan penelitian tersebut, hal itu dikarenakan menggunakan piyama ketika bekerja, sama halnya dengan mengabaikan tanggung jawab untuk berpakaian sehingga dapat berdampak negatif pada produktivitas, pola tidur, dan kesehatan mental. 

Adapun manfaat dari tetap melakukan rutinitas berganti pakaian ketika bekerja walau hanya di rumah saja, yaitu psikologis jadi siap dengan perubahan pola pikir, sehingga memberikan fokus untuk bekerja.

Berdasarkan hal tersebut, dapat kita simpulkan bahwa hal sekecil apapun ternyata tetap harus diperhatikan ya. Terlebih bagi mahasiswa yang sedang magang ataupun pekerja yang melaksanakan Work from Home (WFH).

WFH bisa jadi awalnya terlihat menyenangkan, karena kamu tidak perlu ke kantor dan bisa mendapat pengalaman kerja hanya dari rumah. 

Akan tetapi, ketika sudah berlangsung satu minggu atau lebih, bisa jadi kamu mulai merasa bosan, kurang semangat, ataupun cepat lelah. Oleh karena itu, kita ada beberapa tips nih buat kamu yang mau atau sedang melakukan magang WFH biar lebih siap lagi dan tidak sampai mengganggu kesehatan mental.

1. Tetap lakukan rutinitas seolah-olah akan berangkat kerja. Seperti bangun pagi, mandi, pakai baju kerja/rapih (yang penting bukan piyama) dan lain sebagainya

2. Buat to do list dan jadwal kerja, serta pasang alarm bagi kamu yang suka lupaan

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Terwujudnya Satu Data Kependudukan Indonesia

Selasa, 24 Mei 2022 | 16:47 WIB

Tadarus Buku di Bandung: Kini dan Dulu

Selasa, 24 Mei 2022 | 16:24 WIB

Cuan Mata Uang Kripto untuk Siapa?

Senin, 23 Mei 2022 | 16:13 WIB

Mendesak Perlunya Tim Ahli Toponimi di Daerah

Jumat, 20 Mei 2022 | 16:02 WIB

Peran Guru Mewujudkan Sumedang Simpati

Rabu, 18 Mei 2022 | 14:40 WIB

Mengelola Nilai Kebijaksanaan

Senin, 16 Mei 2022 | 19:37 WIB

Juara Liga 1 Musim Ini Harga Mati untuk Persib!

Jumat, 13 Mei 2022 | 11:08 WIB

China Belajar dari Perang di Ukraina

Selasa, 10 Mei 2022 | 09:31 WIB
X