NATO Makin Tua dan Punya Musuh Baru

- Selasa, 29 Juni 2021 | 09:08 WIB
Logo NATO
Logo NATO

AYOBANDUNG.COM--Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) berusia 71 tahun pada 3 Desember tahun lalu. Bukannya banyak istighfar namun malah tetap menerapkan pameo, bila ingin damai bersiaplah untuk perang atau Si Vis pacem para bellum.  

Anggaran belanja militernya untuk tahun 2021 berjumlah  1,61 miliar euro, sedangkan anggaran untuk keperluan non militer 258,9 juta. Jumlah anggaran militer naik 5% dari tahun 2020.

Belanja militer itu akan dipakai untuk biaya operasi Komando NATO, rencana, misi dan kegiatan di seluruh dunia. Termasuk buat kegiatan mendukung penyelesaian konflik di Afghanistan, pelatihan di Irak dan kegiatan mendukung operasi perdamaian di Kosovo.

Adapun anggaran non militer dipakai membayar gaji pegawai, ongkos operasional dan belanja barang serta jasa di markas NATO di Brussels, Belgia. Jumlah anggaran kali ini, meningkat 0,9% dibandingkan dengan tahun lalu.

Selain anggaran militer dan non militer, juga terdapat anggaran untuk Program Investasi Keamanan. Pagu anggarannya 710 juta Euro. Dana ini akan dipakai bersama-sama untuk mengatasi ancaman yang dihadapi negara-negara anggota. 

Anggaran ditanggung bersama tiap negara anggota. Kontribusi tiap negara berdasarkan pada anggaran militer negara yang bersangkutan. Persentase terkecil dari anggaran ini yang disumbangkan ke NATO.

Negara-negara Eropa menyumbangkan dua persen dari anggaran militernya setiap tahun.  Amerika Serikat paling banyak menyumbang.

Presiden Donald Trump mendesak negara-negara Eropa supaya menambah kontribusinya. Trump juga mengancam akan menarik 7.500 tentara dan perlengkapannya dari Jerman. Presiden Joe Biden, tampaknya tidak akan mengikuti kebijaksanaan pendahulunya. 

Sebenarnya bagi negara anggota yang juga  produsen senjata, kontribusi yang  besar pada akhirnya diimbangi dengan pembelian senjata oleh negara anggota NATO yang lain. Polandia, misalnya, membeli Rudal Patriot dan meriam pertahanan udara  seharga  US$4,75 miliar. Serta berencana membeli pesawat tempur canggih generasi kelima seperti F-35 seharga US$47 miliar pada 2026.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Kisah Barsisha dan Ajaran Berharga tentang Aib Manusia

Senin, 29 November 2021 | 16:55 WIB

Peluang Iran untuk Sedikit Bernapas

Senin, 29 November 2021 | 15:17 WIB

Diversifikasi Prestasi Olahraga Nasional

Minggu, 28 November 2021 | 08:30 WIB

Demam Belanja Online Berkedok Self Healing

Selasa, 23 November 2021 | 17:18 WIB

Pemimpin Masa Depan Bicara di Forum Dialog IISS

Selasa, 23 November 2021 | 08:56 WIB

Villa Isola: Venesia Kecil di Bandung Utara

Senin, 22 November 2021 | 16:59 WIB

Joki Tugas, Rahasia Umum di Masyarakat

Minggu, 21 November 2021 | 19:19 WIB

Mendidik dengan Sepenuh Hati

Minggu, 21 November 2021 | 16:24 WIB

Risalah Untuk Calon Suamiku

Minggu, 21 November 2021 | 12:42 WIB
X