Ucapan itu Menular

- Senin, 28 Juni 2021 | 09:21 WIB
Ilustrasi media sosial
Ilustrasi media sosial

AYOBANDUNG.COM--Hidup bermasyarakat menuntut kita untuk pandai bergaul. Pandai bergaul di sini bukan berarti kita tak memiliki prinsip hidup, melainkan kita harus berusaha luwes dalam bersikap, tidak kaku, menghormati setiap perbedaan, tidak memaksakan kehendak pada orang lain, dan selalu berhati-hati dalam berucap. Artinya, jangan sampai mulut kita begitu mudah mengucapkan kata-kata yang membuat orang terzalimi. 

Bertutur kata yang baik merupakan keniscayaan dalam hidup ini. Rasulullah Saw. mengajarkan kepada kita agar selalu berbicara yang baik, bila belum atau tidak mampu bicara yang baik, beliau menganjurkan kita untuk diam. 

Ya, diam memang lebih baik daripada terlalu banyak bicara tapi malah menyakiti banyak orang. Bisa disimpulkan bahwa diam dari mengucapkan keburukan juga tergolong ke dalam tanda ketakwaan seseorang. 

Di era media sosial, sering kita saksikan, orang begitu mudah melontarkan komentar-komentar negatif, kasar, menyakitkan, dan sangat rentan memicu konflik. 

Biasanya, ketika ada orang berkomentar kata-kata buruk maka tak menunggu lama orang lain akan turut berkomentar senada. Akhirnya bisa ditebak, mereka pun saling adu komentar; mengeluarkan kata-kata yang tak pantas didengar. 

Atas dasar itulah saya lantas berpikir bahwa ucapan itu menular. Bila yang terucap berupa kata-kata kebaikan, maka orang lain akan merasa tercerahkan bahkan terinspirasi untuk melakukan kebaikan.

Namun, ini yang parah, bila ucapan yang keluar dari mulut kita berupa keburukan, maka dapat menulari orang-orang untuk melakukan hal serupa. Terlebih bagi orang-orang yang tak bisa mengontrol emosinya dengan baik, biasanya akan dengan mudah tertular oleh ucapan (dan juga perbuatan) yang buruk. 

Ucapan yang buruk ibarat virus penyakit yang sangat berbahaya bagi kesehatan jiwa raga manusia. Karenanya, kita harus berupaya untuk menjaga diri agar jangan mudah terpancing oleh kata-kata buruk yang terucap dari mulut orang lain. 

Selain itu, berusahalah agar selalu mawas diri, jangan mudah terprovokasi mengucapkan atau menuliskan kata-kata yang buruk, karena hal itu selain tidak baik juga dapat menulari orang lain. 

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Diversifikasi Prestasi Olahraga Nasional

Minggu, 28 November 2021 | 08:30 WIB

Demam Belanja Online Berkedok Self Healing

Selasa, 23 November 2021 | 17:18 WIB

Pemimpin Masa Depan Bicara di Forum Dialog IISS

Selasa, 23 November 2021 | 08:56 WIB

Villa Isola: Venesia Kecil di Bandung Utara

Senin, 22 November 2021 | 16:59 WIB

Joki Tugas, Rahasia Umum di Masyarakat

Minggu, 21 November 2021 | 19:19 WIB

Mendidik dengan Sepenuh Hati

Minggu, 21 November 2021 | 16:24 WIB

Risalah Untuk Calon Suamiku

Minggu, 21 November 2021 | 12:42 WIB

Pahlawan Big Data di Tengah Pandemi

Jumat, 19 November 2021 | 21:55 WIB

Proses Terbentuknya Karanghawu

Jumat, 19 November 2021 | 15:37 WIB
X