Menguatkan Literasi Ramadan

- Senin, 10 Mei 2021 | 16:05 WIB
Warga membaca Al-Qur'an usai melaksakan salat zuhur di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Rabu, 14 April 2021. Di bulan Ramadan ini, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan seperti membaca Al-Qur'an, iktikaf, berzikir dan salat sunnah karena memiliki banyak keutamaan dan mendapatkan pahala berlipat ganda.
Warga membaca Al-Qur'an usai melaksakan salat zuhur di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Rabu, 14 April 2021. Di bulan Ramadan ini, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan seperti membaca Al-Qur'an, iktikaf, berzikir dan salat sunnah karena memiliki banyak keutamaan dan mendapatkan pahala berlipat ganda.

Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan (Qs. 96: 1). Perintah Allah Swt. yang terkandung dalam Al-Qur’an tersebut menjadi penegas betapa pentingnya menguatkan literasi bagi umat manusia. Hal ini menunjukkan bahwa manusia sebagai kholifah fil ard memiliki tanggung jawab untuk membawa segenap kehidupan dunia agar bermuara pada kebaikan (dakwah) dan keyakinan terhadap Allah Swt (tauhid).

Oleh karenya, Allah Swt sebagai Tuhan semesta alam mempercayakan pengelolaan kehidupan ini kepada manusia. Dengan instrumen akal, hati, penglihatan, pendengaran dan beragam potensi lainnya, diharapkan manusia dapat menjadi makhluk yang mampu membangkitkan semangat produktif dan kolaboratif untuk mewujudkan semesta kehidupan yang mencerahkan.

Allah Swt telah mengajarkan nama-nama kepada manusia pertama, nabi Adam Alaihi Salam (Qs. 02: 31). Segala semesta kehidupan, baik di langit maupun di bumi menjadi zona mandataris manusia dalam menarasikan peradaban. Rancang bangun peradaban ini dilalui oleh seluruh makhluk di dunia ini. Dari fase yang paling sederhana, berkembang, tumbuh, kompleks dan mungkin sampai fase kehancuran. Jelasnya, bahwa manusialah yang dipandang memiliki kapasitas dan kesanggupan untuk mengurus kehidupan ini, manakala makhluk lain tidak menyanggupinya.

Dengan begitu, bumi, langit dan segala isinya adalah arena kekuasaan yang harus dijaga, dilestarikan dan senantiasa diarahkan pada nilai-nilai kebermanfaatan untuk kelangsungan kehidupan manusia.

High Tech Low Touch

Salah satu wujud kecanggihan akal manusia adalah berkembangnya sains dan teknologi. Secara artifisial, teknologi menjadi perangkat canggih yang memudahkan aktivitas keseharian manusia. Dalam konteks budaya, perangkat teknologi menjadi instrumen yang berdampak terhadap kelangsungan kehidupan.

Hanya saja, secara operasional, penggunaan perangkat teknologis ini harus memperhatikan aspek keberlanjutan kehidupan manusia. Ibarat sebuah pisau, perangkat teknologi bisa berdampak positif maupun negatif. Sebagai pengguna, kita dihadapkan dengan keterampilan teknologis yang bukan saja keterampilan teknis, tetapi juga mindset, mentality dan keterampilan society yang berhubungan dengan proses interaksi manusia.

Teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang dan memiliki daya pengaruh tinggi di sebagian besar masyarakat dunia adalah internet. Saat ini, penetrasi pengguna internet di dunia mencapai angka 4,5 miliar orang. Sementara di Indonesia sudah mencapai angka 175 juta jiwa pada tahun 2020.

Angka penetrasi ini begitu massif berkembang di masyarakat dalam satu dekade terakhir. Oleh karenanya, teknologi internet menjadi media superpower yang memiliki daya pengaruh signifikan dalam berbagai aktivitas keseharian manusia. Pengaruh ini dirasakan tidak hanya pada ruang lingkup personal, tetapi juga pada aspek antar personal dan komunitas-sosial.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Menyelesaikan Pandemi dengan Keimanan, Rasionalkah?

Jumat, 24 September 2021 | 22:58 WIB

Boring Daring, Saatnya Belajar Luring!

Jumat, 24 September 2021 | 19:56 WIB

Perlu Langkah Nyata Beradaptasi dengan Perubahan Iklim

Kamis, 23 September 2021 | 22:23 WIB

Alasan Wajib Bangga Menjadi Orang Bandung

Kamis, 23 September 2021 | 18:27 WIB

Buruk Pengelolaan Lapas di Indonesia

Kamis, 23 September 2021 | 17:28 WIB

Meragukan Keampuhan Strategi Joe Biden

Kamis, 23 September 2021 | 16:47 WIB

Optimistis Menghadapi Pembelajaran Tatap Muka

Rabu, 22 September 2021 | 23:36 WIB

Oase Perdamaian

Rabu, 22 September 2021 | 22:00 WIB

OSVIA, Klub Sepak Bola Pribumi Pertama di Bandung

Rabu, 22 September 2021 | 16:51 WIB

Emas Hijau yang Perlu Kita Rawat dan Lestarikan

Selasa, 21 September 2021 | 23:30 WIB

JANGAN CABULI KAMI!

Selasa, 21 September 2021 | 22:30 WIB

Mesin Waktu dan Media Sosial

Selasa, 21 September 2021 | 21:52 WIB

‘Nyanyian’ Krisdayanti dan Gejala Alienasi

Kamis, 16 September 2021 | 22:42 WIB

Dermaga Cikaobandung di Tempuran Ci Kao dengan Ci Tarum

Kamis, 16 September 2021 | 16:51 WIB

Musim Hujan Segera Tiba, Jabar Rawan Longsor

Kamis, 16 September 2021 | 16:28 WIB
X