Tinjauan Eskatologis tentang Gerakan Literasi

- Kamis, 29 April 2021 | 21:30 WIB
Ilustrasi buku sebagai salah satu sumber literasi.
Ilustrasi buku sebagai salah satu sumber literasi.

Pertanyaan pertama yang muncul terutama pada definisi eskatologi. Istilah ini sengaja diambil untuk mewakili perspektif tulisan ini. Mengingat bahwa Gerakan Literasi Nasional (GLN) sedang terus digeliatkan oleh pemerintah. Serta, dalam rangka menyambut Ramadhan tahun ini, mari kita tinjau gerakan literasi dari perspektif eskatologis.

Definisi Eskatologi

Kata “eskatologi” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi V), es·ka·to·lo·gi /éskatologi/ n ajaran teologi mengenai akhir zaman seperti hari kiamat, kebangkitan segala manusia, dan surga.

Secara etimologis, eskatologi berasal dari Bahasa Yunani eschaton artinya “yang terakhir”, “yang selanjutnya”, “yang paling jauh”, dan logos artinya “pengetahuan”. Secara umum eskatologi merupakan keyakinan yang berkaitan dengan kejadian-kejadian akhir hidup manusia, seperti kematian, hari kiamat, berakhirnya dunia, saat akhir sejarah, dan lain-lain.

Begitu juga dalam Ensiklopedia Indonesia (1987: 963), telah diterangkan arti eskatologi (eschatology) merupakan ajaran yang menguraikan secara teratur semua soal dan pengetahuan tentang akhir kehidupan manusia, seperti mati, neraka, surga, hukuman dosa dan pahala untuk kebaikan manusia, hari kiamat, pengadilan pada hari itu dan sebagainya.

Berdasarkan pengertian tersebut, maka dapat dikatakan bahwa eskatologi merupakan suatu pengetahuan yang berkaitan dengan hal-hal yang “terakhir” dan ia merupakan bagian dari agama dan filsafat yang berkaitan dengan kejadian-kejadian akhir hidup manusia seperti kematian, hari kiamat, kebangkitan, dan sebagainya.

Hubungan Eskatologi dengan Literasi

Lantas apa hubungannya dengan gerakan literasi? Mengapa literasi disandingkan dengan eskatologi?

Baiklah, seperti uraian definisi di atas, eskatologi sama sekali tidak terkait dengan literasi. Bahkan literasi secara harfiyah sangat jauh dengan kajian teologis. Sementara teologi ini sangat erat kaitannya dengan masalah-masalah dalam cakupan eskatologi. Justru sengaja tulisan ini hendak mendekatkan literasi dengan teologi sehingga bisa ditinjau secara eskatologis.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Fakta di Balik Mimpi dalam Tidur Kita Selama Ini

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:06 WIB

Semua Guru adalah Guru Bahasa

Senin, 25 Oktober 2021 | 09:08 WIB

Jadilah Generasi Pelurus, Bukan Penerus!

Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:28 WIB

Cara Kim Jong-un Keluar dari Tekanan AS

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:24 WIB

Hati-Hati Budaya Nyinyir: Mulutmu Harimaumu, Netizen!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:00 WIB

Inovasi Pemuda Bandung, Kulit Imitasi menuju Milan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:51 WIB

Indonesia Lahan Proxy War?

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:43 WIB

Insulinde Medaille untuk Kompetisi Klub Pribumi

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:27 WIB

Karena Faktor China, Asean Sulit Menekan Myanmar

Senin, 18 Oktober 2021 | 18:07 WIB

Hari Libur Tanggal Merah Keagamaan Diundur, Perlukah?

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:55 WIB

Babak Belur Peternak Ayam Petelur

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:00 WIB
X