Menyikapi Secara Proporsional Pidato Biden

- Kamis, 22 April 2021 | 17:50 WIB
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.

Kerajaan Maroko merupakan pihak asing pertama yang mengakui kemerdekaan AS.  Kedua negara, pada 1786 menandatangani perjanjian perdamaian dan persahabatan. Kedua perjanjian itu berlaku sampai sekarang.

Fazlur Rahman Khan, kelahiran Dhaka, Bangladesh dijuluki Einstein dalam pembangunan pencakar langit. Dia merintis pembangunan gedung berstruktur seperti tabung yang menghemat penggunaan baja dan lebih tahan goncangan.

Karya-karyanya antara lain, The Sears Tower di Chicago yang berlantai 108 dengan ketinggian 442 meter dari permukaan tanah.  Trump International Hotel and Tower di New York dan gedung Akademi Angkatan Udara di Colorado.  Khan wafat tahun 1982.

Dalam bidang kedokteran dikenal DR. Ayub Ommaya. Petinju Mohammad Ali. Malcolm X di bidang politik.

Huma Abeedin, pembantu dekat Menlu Hillary Clinton dan kemudian menjadi wakil ketua kampanye Clinton untuk Presiden. Karirnya tidak mulus karena lima anggota Kongres dari partai Republik pada 2012 menuduh...anggota keluarganya memiliki hubungan organisasi teroris asing. Tuduhan itu ditepis dan koran Washington menyebut cermin sikap paranoid.

Para imigran juga menyokong peran Silicon Valley, di California, sebagai pusat keungggulan. Tidak hanya intelektualitas tetapi juga dana.

Perlu Dukungan

Biden mewarisi keadaan yang compang-camping akibat kebijaksanaan pendahulunya yang bersifat nasionalis. Di dalam negeri, pemerintah mengabaikan fakta bahwa kaum muslim memberi kontribusi sangat berarti.

Di bidang diplomasi, Biden mengupayakan negaranya kembali bergabung dengan WHO dan WTO. Memperbaiki hubungan dengan sekutu-sekutunya di Eropa. Mendukung Ukraina melawan Rusia  Berkoordinasi dengan Jepang, Australia dan India menghadapi China.

Pidato Biden yang pro kaum muslim merupakan angin segar yang menguntungkan dunia Islam dan juga Amerika Serikat sendiri. Bila AS dewasa ini disebut sebagai negara adi kuasa, maka hal tersebut berkat kontribusi para imigran.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Karena Faktor China, Asean Sulit Menekan Myanmar

Senin, 18 Oktober 2021 | 18:07 WIB

Hari Libur Tanggal Merah Keagamaan Diundur, Perlukah?

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:55 WIB

Babak Belur Peternak Ayam Petelur

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Sejarah Stasiun Padalarang: Kenangan Dahulu dan Kini

Jumat, 15 Oktober 2021 | 11:04 WIB

Catch Me if You Can di Tjimahi Tempo Doeloe

Jumat, 15 Oktober 2021 | 10:33 WIB

Nicolaas Vink, 50 Tahun Menjadi Anggota UNI

Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:04 WIB

Misteri Perang Bubat IV: Kolofon Carita Parahyangan

Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:36 WIB

Menyoal Upaya Pemulihan Ekonomi, Perlukah Alih Konsep?

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:58 WIB

Instagram Memang Asyik, Tetapi Mengapa Digugat?

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:38 WIB

Memerdekakan Diri untuk Membaca Budaya

Senin, 11 Oktober 2021 | 16:21 WIB

Kesenjangan Antara Masjid dan Toiletnya

Minggu, 10 Oktober 2021 | 17:40 WIB
X