Self Healing dengan Bibliokonseling

- Rabu, 3 Februari 2021 | 09:50 WIB
Literasi bisa untuk menerapi diri.
Literasi bisa untuk menerapi diri.

Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), yang berlangsung kurang lebih selama satu tahun ini, ternyata membawa dampak yang beragam pada diri peserta didik. Mulai dari dampak positif dan negatif, yang pasti ini sangat mempengaruhi prestasi belajar peserta didik.

Bukan hanya prestasi belajar peserta didik yang mengalami penurunan, motivasi belajar pun mengalami degradasi. Biasanya sebelum adanya pandemi, bila peserta didik mengalami masalah seperti ini, mereka akan beramai-ramai mendatangi ruang BK untuk konsultasi dengan guru BK secara langsung. Kala pandemi seperti saat ini, untuk bertemu muka saja ada larangan kalaupun diperbolehkan harus dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Memakai masker, jaga jarak hingga tangan selalu dicuci dengan hand sanitizer.

Ini semua termasuk kendala dalam proses konseling tapi bukan berarti tidak ada jalan pemecahannya. Bila bimbingan klasikal yang dilaksanakan secara daring, begitu juga proses konseling juga dilakukan secara daring. Caranya?

Guna mengetahui permasalahan apa yang pernah atau sedang dialami peserta didiknya, guru BK bisa memberikan angket atau kuis yang isinya beragam masalah yang dihadapi remaja. Peserta didik disuruh memilih salah satu dari sekian banyak daftar masalah yang ada. Dari hasil angket atau kuis ini bisa diketahui beragam masalah yang dihadapi peserta didik dalam satu kelas. Sangat kecil kemungkinan bila seorang guru BK akan bisa membantu menyelesaikan beragam masalah peserta didiknya dalam waktu singkat. Padahal, ada diantara masalah itu yang harus segera mendapat bantuan pendampingan guru BK. Lalu metode apa yang guru BK pakai dalam situasi seperti ini? Bisa dengan menggunakan teknik bibliokonseling.

Pengertian teknik bibliokonseling atau biblioterapi konseling adalah konseling secara tidak langsung dan menggunakan bahan pustaka dalam pelaksanaannya. Bibliokonseling merupakan nama lain dari pengadaptasian bibliotrapi yaitu teknik dalam pengubahan tingkah laku. Bibliokonseling merupakan salah satu teknik dalam bimbingan dan konseling yang dilakukan dengan menggunakan buku atau materi bacaan yang di dalamnya terdapat ajakan, ajaran, berperilaku baik dan peduli.

Dengan menggunakan buku kita dapat memperoleh wawasan, pengetahuan, informasi dan juga hiburan. Selain itu, buku juga dapat dijadikan sebagai media terapi yang disebut dengan
biblioterapi. Biblioterapi adalah dukungan psikoterapi melalui bahan bacaan untuk membantu seseorang yang sedang mengalami masalah pribadi.

Bibliokonseling dapat juga diartikan sebagai kegiatan untuk mengintervensi pemikiran pribadi dengan menggunakan suatu bacaan dalam buku, sehingga pembaca dapat memperoleh suatu informasi baru yang dapat dijadikan acuan dalam pengentasan masalahnya. 

Dengan kata lain teknik bibliokonseling merupakan media untuk membantu peserta didik dalam mengatasi masalah pribadi. Buku merupakan media yang digunakan untuk membantu seseorang dalam mengatasi permasalahan tidak percaya diri peserta didik dan mencari jalan keluar yang terbaik.

Guru BK bisa memberikan tugas kepada peserta didiknya untuk mencari bahan bacaan, baik berupa buku, majalah, tabloid, koran ataupun artikel di internet/website yang disesuaikan dengan permasalahan yang pernah atau sedang dihadapi. 

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Fakta di Balik Mimpi dalam Tidur Kita Selama Ini

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:06 WIB

Semua Guru adalah Guru Bahasa

Senin, 25 Oktober 2021 | 09:08 WIB

Jadilah Generasi Pelurus, Bukan Penerus!

Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:28 WIB

Cara Kim Jong-un Keluar dari Tekanan AS

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:24 WIB

Hati-Hati Budaya Nyinyir: Mulutmu Harimaumu, Netizen!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:00 WIB

Inovasi Pemuda Bandung, Kulit Imitasi menuju Milan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:51 WIB

Indonesia Lahan Proxy War?

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:43 WIB

Insulinde Medaille untuk Kompetisi Klub Pribumi

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:27 WIB

Karena Faktor China, Asean Sulit Menekan Myanmar

Senin, 18 Oktober 2021 | 18:07 WIB

Hari Libur Tanggal Merah Keagamaan Diundur, Perlukah?

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:55 WIB

Babak Belur Peternak Ayam Petelur

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:00 WIB
X