Jatayu, Kawasan Ekonomi yang tak Pernah Mati

- Minggu, 17 Januari 2021 | 11:55 WIB
Kios tempat penjualan perlengkapan militer dan kebutuhan lainnya di Pasar Hejoan Jatayu
Kios tempat penjualan perlengkapan militer dan kebutuhan lainnya di Pasar Hejoan Jatayu

AYOBANDUNG.COM -- Jikalau ada daerah yang dianggap sebagai kawasan ekonomi strategis di Kota Bandung, maka kawasan Jatayu layak dikedepankan. Betapa tidak, kawasan yang tidak begitu luas namun menyimpan potensi ekonomi yang sangat luar biasa. Daerah ini jelas menunjukkan kepada kita semua maka sangat beruntung mereka yang ada pada pusaran ekonomi itu dan juga masyarakat yang ada di sekitar lokasi tersebut.

Daerah yang terletak di Kecamatan Cicendo, Kota Bandung ini menjadi semakin terekspose ke jagat nasional sebab mantan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  membangun Alun-Alun Cicendo dengan mengambil tema dari adanya pasar besi di kawasan Jatayu tersebut. Sehingga  kawasan itu selain sebagai pusat ekonomi juga kawasan ini menjadi kawasan wisata karena ada Taman Alun-Alun Cicendo. Tidak itu saja, kawasan ini terletak di tempat yang memiliki nama-nama jalan yang diambil dari dunia pewayangan dan jalan Jatayu ini diapit oleh tia jalan yaitu Jalan Arjuna, Jalan Bima, dan juga Jalan Aruna.


Sejumlah Pedagang Onderdil kendaraan bermotor sedang menunggu pembeli di lapaknya masing-masing (17/1-2020). (Deffy Ruspiyandy)

Uniknya, daerah ini menjadi tiga tujuan khusus bagi orang-orang yang membutuhkannya. Pertama, ada Pasar Onderdil Kendaraan Bermotor. Kedua, Pasar Hejoan (kebutuhan peralatan militer dan sebagainya,pen) serta ketiga Pasar Besi Jatayu itu sendiri. Tak mengherankan jika kawasan ini setiap harinya selalu ramai dikunjungi oleh orang-orang dari pagi sampai sore. Aktivitas jual beli berlangsung dari dari Senin sampai dengan Minggu atau istilahnya tak ada libur. Hal ini berlaku seperti ini karena tentu saja penjual ingin memanjakan pembeli sehingga tidak kapok membeli kepada kios atau lapak mereka.

Pasar Besi Jatayu sendiri selain berada di lokasi yang strategis juga pasar besi yang satu ini dapat dibilang sebagai pasar besi yang cukup komplit dengan pasar besi Kebon Sirih atau pasar besi di jalan Bogor. Hal inilah yang membuat kawasan pasar ini menjadi tujuan orang-orang yan membutukan barang-barang yang terbuat dari besi. Kebutuhan yang ada biasanya rangka besi beton, baut, mur, kebutuhan besi untuk mesin dan juga jenis barang-barang yang dibutuhkan orang-orang yang terbuat dari besi. Di sini terdapat banyak penjual kebutuhan tersebut sehingga orang-orang dapat memilih di mana mereka harus menbeli barang kebutuhannya.


Lorong Pasar Besi Jatayu yang menyediakan alat-alat dan barang yang terbuat dari bahan logam  (17/1-2021). (Deffy Ruspiyandy)

Memungkinkannya kawasan ini banyak dikunjungi oleh orang-orang karena mencari lokasi ini tidaklah terlalu sulit. Jika mengambil dari arah utara maka di sana terdapat Bandara Husein Sastranegara dan dengan bertanya pada orang, di mana daerah Jatayu maka orang itu akan menunjukkan dearah tersebut karena sudah dikenal. Kemudian jika dari arah selatan maka yang palin mudah adala turun di Stasiun Kereta Api Ciroyom dan tinggal berjalan sebentar ke arah utara maka akan dengan muda menemukan daera Jatayu ini. Tak mengherankan jika tempat ini sangat mudah dijangkau oleh orang-orang.

Jatayu tidak saja dikenal sebagai Pasar Besi namun juga dikenal sebagai kawasan Pasar Onderdil kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Di sana terdapat beragam onderdil serta aksesoris kendaraan tersebut. Sepanjang jalan terdapat beberapa kios yang menjual onderdil untuk beragam kendaraan dengan berbagai merk tentunya. Penjual di sana biasanya menawarkan harga kepada pembeli. Di sini pembeli harus pandai-pandainya menawar dan jika harga sepakat maka penjual pun memberi jasa pemasangan yang tela dibebankan kepada harga yang disepakati tadi. Biasanya jika di kios yang satu tidak ada maka bisa jadi akan dicari di kios lainnya. Uniknya, baik Pasar Besi Jatayu maupun Pasar Onderdil kendaraan bermotor Jatayu lebih didominasi oleh orang-orag dari Panjalu, Kabupaten Ciamis.


Plang Pasar Onderdil Jatayu yang terpasang di pinggir jalan (17/1-2021). (Deffy Ruspiyandy)

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Pansos Demi Cuan?

Selasa, 28 September 2021 | 08:00 WIB

Selamatkan Remaja dari Perilaku Kejahatan Seksual

Senin, 27 September 2021 | 12:46 WIB

Pemerintah China Diuji Kasus Evergrande

Senin, 27 September 2021 | 08:00 WIB

Menyelesaikan Pandemi dengan Keimanan, Rasionalkah?

Jumat, 24 September 2021 | 22:58 WIB

Boring Daring, Saatnya Belajar Luring!

Jumat, 24 September 2021 | 19:56 WIB

Perlu Langkah Nyata Beradaptasi dengan Perubahan Iklim

Kamis, 23 September 2021 | 22:23 WIB

Alasan Wajib Bangga Menjadi Orang Bandung

Kamis, 23 September 2021 | 18:27 WIB

Buruk Pengelolaan Lapas di Indonesia

Kamis, 23 September 2021 | 17:28 WIB

Meragukan Keampuhan Strategi Joe Biden

Kamis, 23 September 2021 | 16:47 WIB

Optimistis Menghadapi Pembelajaran Tatap Muka

Rabu, 22 September 2021 | 23:36 WIB

Oase Perdamaian

Rabu, 22 September 2021 | 22:00 WIB

OSVIA, Klub Sepak Bola Pribumi Pertama di Bandung

Rabu, 22 September 2021 | 16:51 WIB

Emas Hijau yang Perlu Kita Rawat dan Lestarikan

Selasa, 21 September 2021 | 23:30 WIB

JANGAN CABULI KAMI!

Selasa, 21 September 2021 | 22:30 WIB

Mesin Waktu dan Media Sosial

Selasa, 21 September 2021 | 21:52 WIB
X