Melihat Kembali Situ Ciburuy

- Kamis, 7 Januari 2021 | 11:47 WIB
Gerbang Masuk Situ Ciburuy sedang bersolek (7/11/2020)
Gerbang Masuk Situ Ciburuy sedang bersolek (7/11/2020)

Tempat wisata ini dikelola Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat dengan tiket masuk hanya Rp 7.500/orang namun uang yang dikeluarkan tidaklah seberapa dibanding dengan pemandangan alam yang indah terhampar di depan mata. Bahkan jika kita beruntung antara hari Sabtu dan Mniggui kita pun akan disuguhi dengan atraksi para pedayung yang sedang berlatih di Situ Ciburuy. Jadi jika dihitung untuk datang ke tempat ini tidak harus merogoh kocek begitu dalam asal punya Rp50.000 saja dari Kota Bandung bisa datang ke tempat ini dan berperahu saja hanya Rp15.000/orang. Sementara onkos pulang pergi Rp20.000 dan untuk makan cukuplah beli cuankie Rp5.000. Jadi kalau berkunjung ke Situ Ciburuy, siapapun akan mudah untuk melakukannya.

Tentu saja tak bisa kita pungkiri juga ketika pandemi melanda negeri ini membuat Situ Ciburuy pun terlihat sepi. Bakan para pedagang ataupun warung-warun yang ada jelas menurun penghasilannya. Ketika mencoba mengelilingi daerah daratan yang berada di sekeliling Situ Ciburuy tampak jarang terlihat orang bahkan ada juga yang tidak berjualan alias warungnya tutup. Hal ini terjadi karena memang jumlah kunjungan yang ada sangat menurun drastis. Berada di sana dua jam pun orang yang berkunjung bisa dihitung dengan jari.

-
Perahu yang sedang menepi di pinggir Situ Ciburuy (7/11/2020). (Deffy Ruspiyandy)

 

Selain Indah, objek wisata ini juga sarat akan nilai sejarah. Menurut sejarah, Situ Ciburuy dulunya merupakan peninggalan dari Prabu Siliwangi. Prabu Siliwangi yang terkenal akan kesaktian dan ajian macan putihnya.Awalnya, danau ini digunakan sebagai area pertarungan para jawara di Pulau Jawa. Yang mana terbentuk karena dua buah sungai yang ujungnya bertemu di Desa Ciburuy. Jadi, dapat dikatakan bahwa tempat ini memegang peran penting dalam acara yang bergengsi pada masanya.

Jadi bukan saja berwisata menikmati keindhaan alamnya melainkan jika mau lebih dalam menggali ternyata Situ Ciburuy menyimpan sejarah yang cukup menarik. Karenanya jika berkunjung ke tempat ini takkan sia-sia karena mendapatkan nilai plus dalam segala hal. Tak salah jika anggota keluarga pun jika situasinya sudah normal maka bisa diajak berwisata ke situ Ciburuy. Teramat sayang jika dilewatkan karena selain mura jua susana bisa menyenangkan hati orang yang berkunjung ke tempat ini.

Hari ini kita masih dihantui pandemi Covid 19 sehingga mau tak mau harus menahan dulu keinginan untuk berwisata. Bahkan untuk memperketat hal itu maka pihak pengelola wisata pun tak sungkan menyediakan rapid tes antgien yang bagi masyarakat unum harganya cukup tinggi hingga banyak yang urung berwisata. Jadi tunggu saja waktunya normal, maka kemudian kita bisa berwisata ke Situ Ciburuy.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Hati-Hati Budaya Nyinyir: Mulutmu Harimaumu, Netizen!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:00 WIB

Inovasi Pemuda Bandung, Kulit Imitasi menuju Milan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:51 WIB

Indonesia Lahan Proxy War?

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:43 WIB

Insulinde Medaille untuk Kompetisi Klub Pribumi

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:27 WIB

Karena Faktor China, Asean Sulit Menekan Myanmar

Senin, 18 Oktober 2021 | 18:07 WIB

Hari Libur Tanggal Merah Keagamaan Diundur, Perlukah?

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:55 WIB

Babak Belur Peternak Ayam Petelur

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Sejarah Stasiun Padalarang: Kenangan Dahulu dan Kini

Jumat, 15 Oktober 2021 | 11:04 WIB

Catch Me if You Can di Tjimahi Tempo Doeloe

Jumat, 15 Oktober 2021 | 10:33 WIB

Nicolaas Vink, 50 Tahun Menjadi Anggota UNI

Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:04 WIB

Misteri Perang Bubat IV: Kolofon Carita Parahyangan

Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:36 WIB

Menyoal Upaya Pemulihan Ekonomi, Perlukah Alih Konsep?

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:58 WIB
X