Menilik Pertumbuhan Transaksi Digital

- Selasa, 22 Desember 2020 | 12:29 WIB
Ilustrasi transaksi digital.
Ilustrasi transaksi digital.

AYOBANDUNG.COM -- Transaksi digital bukanlah hal baru di masyarakat. Hal ini terlihat dari bagaimana transaksi yang banyak dilakukan melalui transaksi elektronik. Meluasnya jaringan e-wallet dan e-money dibarengi dengan beragam kemudahan dan efisiensi jadi faktor pendukung berkembangnya transaksi digital.

Selama pandemi, Indonesia mengalami resesi selama dua kuartal berturut-turut. Tapi ternyata, peran transaksi digital sangat diandalkan ketika ekonomi Indonesia mengalami keterpurukan. Konsumsi melalui transaksi digital selama pandemi terus meningkat membawa angin segar untuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Selaras dengan itu, Indonesia yang kini tengah menghadapi masa pandemi merasakan naiknya transaksi digital. Hal ini juga tidak terlepas dari konsumsi yang dilakukan masyarakat melalui e-commerce yang terus mengalami lonjakan setiap tahunnya. Bahkan, Bank Indonesia secara langsung menganjurkan masyarakat untuk menerapkan transaksi nontunai selama masa pandemi.

Data dari laman resmi Bank Indonesia menunjukkan adanya peningkatan transaksi digital setiap tahunnya. Data akumulasi volume transaksi digital pada 2019 mencapai 5,2 miliar transaksi dengan total nominal transaksi Rp145 triliun. Angka ini meningkat tajam dari tahun sebelumnya yang mencapai angka 2,9 miliar transaksi dengan total nominal transaksi sebesar Rp47 triliun.

Peran E-Commerce

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, masyarakat kini tak perlu bersusah payah untuk pergi ke toko. Dengan hadirnya e-commerce, mulai dari kebutuhan primer, sekunder, bahkan tersier bisa didapatkan dengan sekali klik di berbagai platform internet.

Belum lagi banyak promo yang diberikan oleh e-commerce yang tentunya membuat masyarakat lebih tertarik untuk bertransaksi. Hampir setiap bulan, beragam promo menarik seperti gratis ongkir, cashback, voucher potongan harga, dan promo lainnya dibagikan untuk pengguna e-commerce.

Hal ini terbukti dengan terus meningkatnya pengguna e-commerce dari tahun ke tahun. Melansir data dari statistia, pengguna e-commerce di tahun 2020 mencapai lebih dari 138 juta pengguna. Tahun 2019, pengguna e-commerce tercatat sebanyak 118 juta pengguna.

Peningkatan ini bisa dianggap sebagai angin segar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia khususnya transaksi digital. Tetapi, perlu diperhatikan kembali apakah Indonesia sudah siap untuk beralih dari transaksi konvensional menuju era digital?

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Fakta di Balik Mimpi dalam Tidur Kita Selama Ini

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:06 WIB

Semua Guru adalah Guru Bahasa

Senin, 25 Oktober 2021 | 09:08 WIB

Jadilah Generasi Pelurus, Bukan Penerus!

Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:28 WIB

Cara Kim Jong-un Keluar dari Tekanan AS

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:24 WIB

Hati-Hati Budaya Nyinyir: Mulutmu Harimaumu, Netizen!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:00 WIB

Inovasi Pemuda Bandung, Kulit Imitasi menuju Milan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:51 WIB

Indonesia Lahan Proxy War?

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:43 WIB

Insulinde Medaille untuk Kompetisi Klub Pribumi

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:27 WIB

Karena Faktor China, Asean Sulit Menekan Myanmar

Senin, 18 Oktober 2021 | 18:07 WIB

Hari Libur Tanggal Merah Keagamaan Diundur, Perlukah?

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:55 WIB

Babak Belur Peternak Ayam Petelur

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:00 WIB
X