Lapisan Batuan Menyamping di Sanghyangheuleut

- Jumat, 16 Oktober 2020 | 06:02 WIB

AYOBANDUNG.COM -- Di Sanghyangheuleut, dalam aliran Ci Tarum antara bendungan Saguling dan Sanghyangtikoro, Kabupaten Bandung Barat, ada leuwi, kubangan air yang dalam berwarna kehijauan yang menarik.

Sebelum bendungan Saguling dibangun pada tahun 1980 dan mulai beroprasi 1986, Ci Tarum mengalir ke tempat ini, sehingga selama belasan ribu tahun, aliran sungai mengalir ke tempat ini, membentuk air terjun dan jeram-jeram. Di tempat air terjun itu akan terdapat bagian yang dalam karena luncuran air terjun akan menggerus bagian dasar sungai menjadi lebih dalam. Ketika aliran Ci Tarum tak mengalir ke ruas ini, maka airnya hanya dipasok dari anak-anak sungai dan mata air yang ke luar dari pinggir sungai.

Sejarah bumi Sanghyangheuleut sama dengan kawasan Curug Halimun, batuannya terbentuk saat Cekungan Bandung masih tergenang laut dangkal. Makanya di kawasan ini terdapat batukapur, yang membentang dari Padalarang sampai Palabuhanratu. Di kawasan itu pun terdapat banyak batuan yang berupa lava, batupasir yang keras, dan lempung hitam yang membatu.

Karena di kawasan ini banyak terdapat patahan/sesar setempat, maka ketika terjadi gempa besar, akan ada bagian-bagian yang bergeser dan turun. Inilah yang dikemudian hari, ketika air mengalir di lembahnya, menjadi jeram dan air terjun.

Di pinggir sungai terlihat batuan yang susunannya menyamping. Bagaimana proses terbentuknya endapan yang pada saat ini susunannya menyamping? Lazimnya susunan endapan batuan itu dari bawah ke atas, dari bagian yang paling tua ke endapan paling muda di bagian atasnya. Agar lebih mudah mendapatkan pemahaman prosesnya, ambillah ply-doh untuk mainan anak-anak, lalu bentuk menjadi lembaran-lembaran beragam warna, ukurannya 5 cm x 10 cm, dengan ketebalan 3-4 mm. Susunlah 4-5 lembaran ply-doh tadi dari paling bawah sampai yang paling atas. Tekanlah secara perlahan susunan/tumpukan ply-doh tadi yang melengkung ke atas, membentuk seperti bukit. Yang semula susunannya bawah atas, sekarang menjadi berurutan ke samping.

-
Lapisan batuan menyamping di Sanghyangheuleut (T Bachtiar)

 

Semula kawasan Sanghyangheuleut ini berupa laut dangkal, lalu binatang koral tumbuh dengan subur. Fosilnya dapat dilihat di sana, yang paling jelas di Sanghyangkenit, Sanghyangtikoro, dan Sanghyangpoek, di aliran Ci Tarum.

Lalu terjadi letusan-letusan gunungapi di bawah laut, yang material letusannya mengendap di atas batukapur, seperti abu letusan, pasir, kerikil, dan bongkah lava. (Dalam gambar ini perlapisannya dibuat berbeda warnanya, untuk mempermudah dan menunjukkan adanya perlapisan). Material letusan itu ada kemudian menyatu menjadi kompulan material letusan gunungapi, wujudnya seperti batu beton yang sudah menyatu. Ada juga endapan pasir yang kemudian membatu.

-
Lapisan batuan menyamping di Sanghyangheuleut (T Bachtiar)

Karena ada tekanan yang kuat dan dalam waktu yang lama, maka endapan itu menjadi terlipat, melengkung, ada yang menjadi puncak. Yang semula endapan itu berurutan dari bawah ke atas, kini menjadi lapisan endapannya menjadi menyamping.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Jadilah Generasi Pelurus, Bukan Penerus!

Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:28 WIB

Cara Kim Jong-un Keluar dari Tekanan AS

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:24 WIB

Hati-Hati Budaya Nyinyir: Mulutmu Harimaumu, Netizen!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:00 WIB

Inovasi Pemuda Bandung, Kulit Imitasi menuju Milan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:51 WIB

Indonesia Lahan Proxy War?

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:43 WIB

Insulinde Medaille untuk Kompetisi Klub Pribumi

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:27 WIB

Karena Faktor China, Asean Sulit Menekan Myanmar

Senin, 18 Oktober 2021 | 18:07 WIB

Hari Libur Tanggal Merah Keagamaan Diundur, Perlukah?

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:55 WIB

Babak Belur Peternak Ayam Petelur

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Sejarah Stasiun Padalarang: Kenangan Dahulu dan Kini

Jumat, 15 Oktober 2021 | 11:04 WIB

Catch Me if You Can di Tjimahi Tempo Doeloe

Jumat, 15 Oktober 2021 | 10:33 WIB
X