Belajar Berkomunikasi dari Bu Tedjo

- Kamis, 3 September 2020 | 09:40 WIB
Tangkapan layar salah satu adegan dalam film Tilik.
Tangkapan layar salah satu adegan dalam film Tilik.

AYOBANDUNG.COM -- Siapa yang tak kenal Bu Tedjo saat ini? Calon ibu lurah yang julid nan bigos (biang gosip) yang sedang menjadi trending topik.

Bu Tedjo terkenal karena perannya di film TILIK. Bisa dibilang Bu Tedjo adalah karakter utama dalam film ini. Film besutan Wahyu Agung Prasetyo ini berhasil memenangkan Piala Maya dalam kategori Film Cerita Pendek Terpilih. Piala Maya sendiri merupakan ajang penghargaan film tahunan Indonesia yang diselenggarakan oleh akun Instagram dan twitter @FILM Indonesia. Ajang ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2012 dan berlangsung hingga saat ini.

Film dengan latar belakang tempat di Bantul dan Sleman ini diproduksi pada 2018 lalu. Menurut sang sutradara, film ini dilatar belakangi oleh keresahan beliau akan kebiasaan masyarakat yang suka bergunjing dan cenderung percaya pada berita bohong (hoax) tanpa mencari tau sendiri terlebih dulu. Keresahan ini kemudian dikembangkan menjadi sebuah film pendek.

TILIK dalam bahasa Jawa memiliki arti menjenguk. Film ini bercerita tentang perjalanan sekelompok ibu-ibu yang ingin menjenguk ibu lurah yang sedang sakit dan dirawat di rumah sakit di kota. Dengan menumpang gotrek (sebutan untuk truk), rombongan ibu-ibu ini pun berangkat.

Sepanjang perjalanan Bu Tedjo terus saja membicarakan Dian, seorang kembang desa di kampungnya. Dian sedang menjadi perbincangan warga karena parasnya yang cantik sehingga membuat para suami di kampung tergoda. Dian pun memiliki banyak uang meski belum lama bekerja. Bermodalkan informasi dari internet dan Facebook, Bu Tedjo menuduh Dian sebagai perempuan “nakal”. Cara Bu Tedjo membicarakan Dian inilah yang membuat film ini berikut karakter Bu Tedjo menjadi terkenal. Siti Fauziah sukses memerankan Bu Tedjo sebagai netizen yang julid dan tukang gosip.

Yu Ning, salah seorang dari rombongan yang masih saudara jauh Dian tidak terima saudaranya dibicarakan seperti itu. Yu Ning dan Bu Tedjo pun terlibat perselisihan yang berujung pada ditilangnya gotrek karena ketahuan mengangkut ibu-ibu.

Pada plot ini, penonton akan dibuat puas tertawa ketika Bu Tedjo dan para ibu-ibu lain memutuskan untuk  turun dan “menyerang” polisi yang menilang mereka. Pak polisi pun tidak bisa berbuat apa-apa melawan the power of emak-emak. Pada acara Okay BOS, Siti Fauziah (pemeran bu Tedjo) menyatakan bahwa plot ini terinspirasi dari kisah nyata. Tercatat salah seorang anggota Satlantas Kudus, Briptu Erlangga Hananda Seto digigit oleh seorang ibu-ibu ketika tengah bertugas mengurai arus lalu lintas di Jalan A. Yani Kudus pada bulan Februari 2018 lalu.

Singkat cerita, rombongan ibu-ibu ini lalu sampai di rumah sakit yang langsung disambut oleh Dian dan Fikri, anak bu lurah. Ternyata bu lurah sedang dirawat di ICU dan untuk sementara tidak bisa dijenguk. Di sini ada percakapan antara Dian dan Yu Ning, dimana Dian mengatakan bahwa ia sudah mencoba menghubungi Yu Ning untuk mengabarkan tidak perlu datang menjenguk karena bu lurah belum bisa dijenguk. Namun karena handphone Yu Ning mati, maka terjadi kesalahpahaman di situ. Rombongan ibu-ibu pun hanya sampai di parkiran rumah sakit. Mereka harus kembali pulang tanpa bisa bertemu bu lurah terlebih dulu.

Bu Tedjo yang dari tadi dituduh Yu Ning sebagai orang yang menyebarkan informasi tidak jelas (fitnah) pun menyindir Yu Ning. “Jadi, nyebarin kabar yang gak jelas itu termasuk fitnah nggak ya?” sindir Bu Tedjo. “Nggak tau deh ya” balas ibu-ibu sambil tertawa.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Fakta di Balik Mimpi dalam Tidur Kita Selama Ini

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:06 WIB

Semua Guru adalah Guru Bahasa

Senin, 25 Oktober 2021 | 09:08 WIB

Jadilah Generasi Pelurus, Bukan Penerus!

Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:28 WIB

Cara Kim Jong-un Keluar dari Tekanan AS

Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:24 WIB

Hati-Hati Budaya Nyinyir: Mulutmu Harimaumu, Netizen!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:00 WIB

Inovasi Pemuda Bandung, Kulit Imitasi menuju Milan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:51 WIB

Indonesia Lahan Proxy War?

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:43 WIB

Insulinde Medaille untuk Kompetisi Klub Pribumi

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:27 WIB

Karena Faktor China, Asean Sulit Menekan Myanmar

Senin, 18 Oktober 2021 | 18:07 WIB

Hari Libur Tanggal Merah Keagamaan Diundur, Perlukah?

Senin, 18 Oktober 2021 | 14:55 WIB

Babak Belur Peternak Ayam Petelur

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:00 WIB
X