Penerapan Pajak Dosa atas Kendaraan Beremisi Karbon

- Sabtu, 8 Agustus 2020 | 13:03 WIB
Kendaraan mengular di Pasteur Bandung.
Kendaraan mengular di Pasteur Bandung.

Pengenaan cukai terhadap kendaraan beremisi karbon merupakan bagian dari apa yang di Barat disebut sebagai sin tax (pajak dosa). Sin tax dibutuhkan karena ada produk-produk yang kita gunakan justru menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan.

Ditaksir, nilai potensi pendapatan negara dari cukai kendaraan bermotor beremisi karbon, baik itu sepeda motor maupun mobil, per tahun bisa mencapai Rp 15,7 triliun. Sebuah jumlah yang lumayan besar.

Sebagian pendapatan dari cukai tersebut tentu saja dapat disalurkan untuk keperluan pengembangan sumber-sumber energi terbarukan dan untuk program-program pro-lingkungan. 

Kendati pengenaan cukai terhadap kendaraan beremisi karbon memang sudah selayaknya dilakukan di negara kita, pemerintah mesti melakukan kajian dan pembahasan secara komprehensif terlebih dahulu, dan tidak perlu terburu-buru membuat keputusan final.

Edukasi dan kampanye mengenai perlunya cukai kendaraan beremisi karbon wajib digencarkan terlebih dahulu sebelum pengenaan cukai ini dilakukan. Edukasi dan kampanye mesti menyasar semua golongan lapisan masyarakat dengan memanfaatkan beragam kanal media.

Pemerintah mesti mempertimbangkan pula momen yang tepat untuk pemberlakuan cukai terhadap kendaraan beremisi karbon ini. Minimal dilakukan di saat kondisi ekonomi masyarakat kita telah mulai benar-benar pulih.

Kita tahu, akibat badai virus corona (Covid-19), roda perekonomian masyarakat kita porak-poranda. Pemerintah perlu sekali memahami suasana kebatinan masyarakat sekarang ini.

Dengan edukasi dan kampanye yang baik, plus timing yang tepat di saat pemberlakuannya, diharapkan masyarakat mampu memahami sepenuhnya mengenai tujuan pengenaan cukai atas kendaraan beremisi karbon. Dengan begitu,  nada-nada sumbang terhadap kebijakan ini dapat ditekan seminimal mungkin.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Babak Belur Peternak Ayam Petelur

Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:00 WIB

Sejarah Stasiun Padalarang: Kenangan Dahulu dan Kini

Jumat, 15 Oktober 2021 | 11:04 WIB

Catch Me if You Can di Tjimahi Tempo Doeloe

Jumat, 15 Oktober 2021 | 10:33 WIB

Nicolaas Vink, 50 Tahun Menjadi Anggota UNI

Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:04 WIB

Misteri Perang Bubat IV: Kolofon Carita Parahyangan

Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:36 WIB

Menyoal Upaya Pemulihan Ekonomi, Perlukah Alih Konsep?

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:58 WIB

Instagram Memang Asyik, Tetapi Mengapa Digugat?

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:38 WIB

Memerdekakan Diri untuk Membaca Budaya

Senin, 11 Oktober 2021 | 16:21 WIB

Kesenjangan Antara Masjid dan Toiletnya

Minggu, 10 Oktober 2021 | 17:40 WIB

Evergrande CS Membuat China Bangkrut?

Minggu, 10 Oktober 2021 | 14:00 WIB
X