Mahasiswa Motor Penting Reformasi

- Kamis, 21 Mei 2020 | 13:27 WIB
Mahasiswa berkumpul di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, menjelang momen puncak Refomasi, pada Mei 1998 silam. Foto: Djoko Subinarto.
Mahasiswa berkumpul di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, menjelang momen puncak Refomasi, pada Mei 1998 silam. Foto: Djoko Subinarto.

AYOBANDUNG.COM – Genap sudah 22 tahun kita berada di Era href="https://www.ayobandung.com/tag/-Reformasi"> Reformasi. Kendatipun demikian, masih banyak hal yang harus dilakukan demi meningkatkan kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara kita.

Tumbangnya rezim Orde Baru, yang ditandai oleh lengser keprabon-nya sang Smiling General, Presiden Soeharto, pada 21 Mei 1998, diyakini oleh banyak kalangan sebagai penanda penting dari gerakan reformasi di Republik ini.

‘Refomasi’ berasal dari kata ‘reform’. Aslinya, kata ini dari bahasa Latin ‘reformo’. Oxford Dictionaries mendefinisikan ‘reform’ sebagai "make changes in something, especially an institution or practice, in order to improve it."

Intinya, reformasi adalah perubahan ke arah yang lebih baik. Dalam konteks negeri kita, perubahan ke arah yang lebih baik itu merujuk paling tidak kepada perubahan-perubahan dalam tata ekonomi, hukum, politik, maupun sosial.

Motor penting

Salah satu motor penting reformasi adalah mahasiswa. Mungkin sebagian dari kita masih ingat bagaiman para mahasiswa, disokong oleh para aktivis dan kelompok-kelompok prodemokrasi dari seluruh Indonesia, berkumpul dan menduduki gedung MPR/DPR RI di Jakarta pada pertengahan Mei 1998.

Mereka secara kompak waktu itu menyerukan tuntutan rakyat -- yang kemudian dikenal dengan sebutan Tritura href="https://www.ayobandung.com/tag/-Reformasi"> Reformasi -- yakni: (1) turunkan harga sembilan bahan pokok (sembako); (2) hapuskan korupsi, kolusi, dan nepotisme; (3) turunkan Soeharto dari kursi kepresidenan.

href="https://www.ayobandung.com/tag/Mahasiswa">Mahasiswa dan kelompok-kelompok prodemokrasi melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Merdeka, Bandung, Jawa Barat, pertengahan Mei 1998. Foto: Djoko Subinarto.

Halaman:

Editor: Redaksi AyoBandung.Com

Tags

Terkini

Menguak Problem Mendasar Upah Buruh dan Solusinya

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:18 WIB

Kisah Barsisha dan Ajaran Berharga tentang Aib Manusia

Senin, 29 November 2021 | 16:55 WIB

Peluang Iran untuk Sedikit Bernapas

Senin, 29 November 2021 | 15:17 WIB

Diversifikasi Prestasi Olahraga Nasional

Minggu, 28 November 2021 | 08:30 WIB

Demam Belanja Online Berkedok Self Healing

Selasa, 23 November 2021 | 17:18 WIB
X