Ekspor Pala Indonesia Kembalikan Kejayaan Rempah Nusantara?

- Kamis, 21 November 2019 | 11:13 WIB
Komoditas Pala. (Istimewa)
Komoditas Pala. (Istimewa)

Pala merupakan tanaman rempah asli Maluku yang telah diperdagangkan dan dibudidayakan secara turun-temurun dalam bentuk perkebunan rakyat di sebagian besar Kepulauan Maluku.

Biji pala, fuli, dan minyak pala merupakan komoditas ekspor pala yang berperan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi dan pendapatan negara.

Pala Indonesia memiliki nilai tinggi di pasar global karena memiliki aroma khas dan rendemen minyak yang  tinggi.

Pala merupakan salah satu komoditas yang difokuskan pemerintah Indonesia untuk orientasi ekspor ke Benua Eropa sehingga mampu mengembalikan kejayaan rempah nusantara. Lalu bagaimana kabar komoditas pala Indonesia saat ini?

Berdasarakan data Direktorat Jenderal Perkebunan, produksi pala Indonesia tahun 2018 sebesar 36.242 ton dengan luas area tanam 202.325 ha.

Provinsi Maluku Utara masih menjadi sentra pala terbesar, kemudian disusul provinsi Aceh, Maluku, Papua Barat, dan Sulawesi Utara.

Daerah penghasil produksi pala terbesar tahun 2018 adalah Maluku Utara yang memproduksi pala sebesar 8.325 ton. Kemudian, pala asal Aceh sebesar 6.273 ton, Maluku 5.774 ton, Papua Barat 5.675 ton, dan Sulawesi Utara 5.201 ton.

Penguasaan pala Indonesia di pasar global juga terbilang cukup baik. Bahkan Indonesia masih menjadi negara penghasil pala terbesar kedua di dunia setelah Guatemala pada tahun 2009 hingga 2013.

Indonesia sebagai produsen dan pengekspor biji pala, fuli pala, dan minyak pala terkemuka dunia yang memiliki market share atau penguasaan pasar dunia mencapai 26,71 persen (FAO diolah pusdatin).

Halaman:

Editor: Redaksi AyoBandung.Com

Tags

Terkini

Pansos Demi Cuan?

Selasa, 28 September 2021 | 08:00 WIB

Selamatkan Remaja dari Perilaku Kejahatan Seksual

Senin, 27 September 2021 | 12:46 WIB

Pemerintah China Diuji Kasus Evergrande

Senin, 27 September 2021 | 08:00 WIB

Menyelesaikan Pandemi dengan Keimanan, Rasionalkah?

Jumat, 24 September 2021 | 22:58 WIB

Boring Daring, Saatnya Belajar Luring!

Jumat, 24 September 2021 | 19:56 WIB

Perlu Langkah Nyata Beradaptasi dengan Perubahan Iklim

Kamis, 23 September 2021 | 22:23 WIB

Alasan Wajib Bangga Menjadi Orang Bandung

Kamis, 23 September 2021 | 18:27 WIB

Buruk Pengelolaan Lapas di Indonesia

Kamis, 23 September 2021 | 17:28 WIB

Meragukan Keampuhan Strategi Joe Biden

Kamis, 23 September 2021 | 16:47 WIB

Optimistis Menghadapi Pembelajaran Tatap Muka

Rabu, 22 September 2021 | 23:36 WIB

Oase Perdamaian

Rabu, 22 September 2021 | 22:00 WIB

OSVIA, Klub Sepak Bola Pribumi Pertama di Bandung

Rabu, 22 September 2021 | 16:51 WIB

Emas Hijau yang Perlu Kita Rawat dan Lestarikan

Selasa, 21 September 2021 | 23:30 WIB

JANGAN CABULI KAMI!

Selasa, 21 September 2021 | 22:30 WIB

Mesin Waktu dan Media Sosial

Selasa, 21 September 2021 | 21:52 WIB
X