Realitas Bahasa Asing Lebih Memikat

- Jumat, 1 November 2019 | 13:27 WIB
poster film My Stupid Boss. (revolvy.com)
poster film My Stupid Boss. (revolvy.com)

Bulan Bahasa yaitu suatu bentuk atau peringatan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan pada 27 dan 28 Oktober 29, dalam kongres ini menegaskan bahwa Tanah Air Indonesia, Bangsa Indonesia, dan Bahasa Indonesia. Karena peringatan tersebut, bulan Oktober yang merupakan bulan dilakukannya Kongres Pemuda Kedua kemudian dikenal pula dengan sebutan Bulan Bahasa. Sekaligus pada tanggal 28 Oktober juga bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

Perayaan Bulan Bahasa biasanya dilakukan di sekolah-sekolah, kampus, ataupun lembaga pendidikan lainnya. Cara perayaannya beragam, seperti diadakannya perlombaan menulis, dan sebagainya yang berhubungan dengan bahasa. Namun, perayaan Bulan Bahasa ini alangkah lebih baik jika bisa juga dirayakan oleh semua masyarakat di Indonesia. Hal ini menjadi harapan juga agar masyarakat bisa memupuk kembali kecintaannya terhadap Indonesia.

Penggunaan bahasa ibu yaitu bahasa Indonesia memang masih menjadi yang paling terdepan, namun saat ini kebanyakan penggunaan bahasanya tidak berdasarkan dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, terlebih lagi sudah banyak yang mencampurkannya dengan bahasa asing. Percampuran antara bahasa Indonesia dan bahasa asing tidak hanya terjadi di kehidupan sehari-hari, namun saat ini mulai bermunculan pula buku atau pun film buatan Indonesia dengan judul menggunakan bahasa asing.

Terutama film di Indonesia saat ini banyak yang menggunakan bahasa asing, baik sepenuhnya dengan bahasa asing atau pun percampuran dengan bahasa Indonesia. Banyaknya film yang diadaptasi dari sebuah novel, merupakan salah satu alasan kuat mengapa hal itu terjadi.

Buku ataupun novel yang menggunakan judul bahasa asing memang sudah sangat lama terjadi. Kebanyakan buku tersebut menjadi best seller. Karena banyaknya pembaca buku tersebut maka dunia perfilman tertarik untuk membuatkan versi filmnya sesuai dengan apa yang tertulis di buku. Beserta dengan judul film yang dibuat sama persis dengan judul buku.

AYO BACA : Kebingungan vs Zona Nyaman Berbahasa

Beberapa buku berbahasa Indonesia yang menggunakan judul bahasa asing yaitu, About Love karya Tere Liye, The Naked Traveler karya Trinity, Promise karya Tisa TS dan Dwitasari, Jakarta Under Cover karya Moammar Emka, Critical Eleven karya Ika Natassa.

Sementara untuk filmnya sendiri, ada Warkop DKI Reborn, Critical Eleven, London Love Story, Eiffel I’m In Love. My Stupid Boss merupakan salah satu film Indonesia, yang penggunaan judulnya memakai bahasa Inggris.

Berdasarkan data yang didapatkan, My Stupid Boss 2 merupakan film terlaris di tahun 2019. Hal ini bisa menjadi acuan, mengapa penggunaan bahasa asing nyatanya lebih memikat?

Halaman:

Editor: Redaksi AyoBandung.Com

Tags

Terkini

Kisah Barsisha dan Ajaran Berharga tentang Aib Manusia

Senin, 29 November 2021 | 16:55 WIB

Peluang Iran untuk Sedikit Bernapas

Senin, 29 November 2021 | 15:17 WIB

Diversifikasi Prestasi Olahraga Nasional

Minggu, 28 November 2021 | 08:30 WIB

Demam Belanja Online Berkedok Self Healing

Selasa, 23 November 2021 | 17:18 WIB

Pemimpin Masa Depan Bicara di Forum Dialog IISS

Selasa, 23 November 2021 | 08:56 WIB

Villa Isola: Venesia Kecil di Bandung Utara

Senin, 22 November 2021 | 16:59 WIB

Joki Tugas, Rahasia Umum di Masyarakat

Minggu, 21 November 2021 | 19:19 WIB

Mendidik dengan Sepenuh Hati

Minggu, 21 November 2021 | 16:24 WIB

Risalah Untuk Calon Suamiku

Minggu, 21 November 2021 | 12:42 WIB
X