Membangun Lembaga Pelatihan yang Kompeten untuk Mewujudkan Birokrasi Berkelas Dunia

- Kamis, 24 November 2022 | 13:55 WIB
Ilustrasi pelatihan secara daring. (Istimewa)
Ilustrasi pelatihan secara daring. (Istimewa)

Oleh Masrully

LEMBAGA pelatihan memiliki peran strategis dalam membangun SDM ASN yang kompeten. Sehingga, menjadi penting untuk memastikan lembaga pelatihan ASN memiliki kualitas yang mumpuni dan kompeten.

Namun, saat ini kualitas lembaga pelatihan di Indonesia masih perlu terus ditingkatkan, karena berdasarkan data hasil akreditasi lembaga pelatihan yang dilakukan oleh LAN, masih banyak lembaga pelatihan yang belum terakreditasi.

Pada tahun 2019, dari 138 lembaga penyelenggara pelatihan dasar (latsar) di tingkat kementerian/LPNK; Provinsi dan Kabupaten/Kota, yang sudah terakreditasi baru sebanyak 85 (61.59%).

Kemudian, dari 132 lembaga penyelenggara pelatihan manajerial di tingkat kementerian/LPNK; Provinsi dan Kabupaten/Kota, baru sebanyak 85 (64,39%) yang sudah terakreditasi.

Di sisi lain, Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai lembaga yang membina urusan pelatihan ASN sudah mengeluarkan beberapa kebijakan dalam membangun dan mengatur kompetensi teknis bidang pelatihan ASN, salah satunya dengan menetapkan kebijakan tentang kamus kompetensi teknis bidang pelatihan ASN.

Baca Juga: 3 Aplikasi Peringatan Gempa Sejak Dini Gratis untuk Pengguna Android dan IOS

Namun pada praktiknya kebijakan tersebut belum bisa diimplementasikan dengan optimal karena belum adanya kebijakan operasionalisasinya.

Berdasarkan permasalahan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat gap kebijakan yaitu belum adanya kebijakan yang mengatur tentang bagaimana mekanisme pengukuran kompetensi teknis bidang pelatihan ASN, sehingga belum ada pedoman baku bagi lembaga pelatihan ASN untuk mengukur kompetensi teknis pegawai mereka.

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengapa Provinsi Sunda?

Jumat, 2 Desember 2022 | 14:06 WIB

Siarkan TV Digital, Indonesia Siap Total?

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:52 WIB

Dari Egoisme Lahirlah Intoleranlisme

Senin, 28 November 2022 | 16:09 WIB

Dominasi AS Melemah G-20 menjadi Xi-20

Senin, 28 November 2022 | 10:36 WIB

Wabah Sampar di Cicalengka Tahun 1932-1938

Jumat, 25 November 2022 | 19:10 WIB

Cieundeur dan Gempa Cianjur

Jumat, 25 November 2022 | 15:06 WIB

Membangun Budaya Inovasi ASN di Indonesia

Kamis, 24 November 2022 | 14:20 WIB
X