Harga BBM Naik, Kualitas Transportasi Umum di Kota Bandung Kembali Disorot

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 20:40 WIB
Ilutrasi demo tolak kenaikan BBM di Bandung | Kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) di Indonesia, cukup menyita perhatian publik, karena memengaruhi kenaikan harga barang lain. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ilutrasi demo tolak kenaikan BBM di Bandung | Kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) di Indonesia, cukup menyita perhatian publik, karena memengaruhi kenaikan harga barang lain. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) di Indonesia, cukup menyita perhatian publik. Pasalnya, kenaikan harga tersebut memengaruhi kenaikan harga di setiap produk barang dan jasa. Per tanggal 3 September 2022, harga bensin jenis Pertalite naik dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, harga solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter, dan harga Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.

Dilansir dari Liputan6.com, Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa "Lebih dari 70 persen subsidi dinikmati kelompok masyarakat mampu yaitu pemilik mobil-mobil pribadi, mestinya uang negara itu harus diprioritaskan memberi subsidi ke masyarakat kurang mampu,".

Kenaikan harga ini secara merata terjadi di seluruh Indonesia, tak terkecuali Kota Bandung. Kenaikan harga ini tentunya berdampak kepada sektor transportasi umum. Salah satunya adalah kenaikan tarif angkot. Dilansir dari liputan6.com, Ketua Koperasi Pemilik Angkutan Masyarakat (Kopamas) Kota Bandung Budi Kurnia membenarkan adanya kenaikan tarif angkot di wilayahnya. 

"Kenaikan tarif ongkos angkot sudah terjadi sejak Sabtu kemarin. Rata-rata antara Rp500 sampai maksimum Rp1.000," kata Budi.

Baca Juga: Pengelolaaan BBM Bersubsidi dan Pengembangan Energi Terbarukan

Akibatnya masyarakat mulai mempertimbangkan penggunaan kendaraan umum dan beralih ke kendaraan pribadi setelah mengetahui adanya kenaikan tarif.

Kondisi Transportasi Publik di Kota Bandung

Dikutip dari prfmnews.com, dalam menanggapi kenaikan harga BBM, justru Walikota Bandung Yana Mulyana berharap masyarakat bisa lebih sering menggunakan angkutan umum dan pelayanan transportasi di Kota Bandung ditingkatkan agar masyarakat bisa merasa nyaman dalam menggunakan transportasi umum. Selain itu menggunakan transportasi umum juga bisa mengurangi kemacetan menurutnya.

Baca Juga: Truk BBM Pertamina Tertimpa Pohon di Bandung Barat, Lalu Lintas Bandung-Cianjur Macet

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lama Menunggu karena Jadwal Bus yang Tak Menentu

Jumat, 9 Desember 2022 | 13:36 WIB

Reklamasi sebagai Tahap Akhir dalam Menambang

Kamis, 8 Desember 2022 | 14:39 WIB

Khvicha Kvaratskhelia: Maradona Baru Asal Georgia

Rabu, 7 Desember 2022 | 15:02 WIB

Parkir di Kampus, Kok, Bayar?

Rabu, 7 Desember 2022 | 10:21 WIB

Mengapa Provinsi Sunda?

Jumat, 2 Desember 2022 | 14:06 WIB
X