Mari Memperbanyak Boks Buku di Stasiun Kereta Api!

- Kamis, 29 September 2022 | 11:27 WIB
Menurut pengamatan, sejauh ini baru stasiun UI yang punya boks buku. Stasiun Universitas Pancasila, Stasiun Pondok Cina tidak ada. (Dokumentasi penulis)
Menurut pengamatan, sejauh ini baru stasiun UI yang punya boks buku. Stasiun Universitas Pancasila, Stasiun Pondok Cina tidak ada. (Dokumentasi penulis)

Banyak yang baca terutama ketika frekuensi kedatangan dan keberangkatan kereta agak jarang,kata Irvan Deni AR.

Kepala Stasiun Universitas Indonesia itu bercerita tentang  bagaimana para penumpang kereta api. memanfaatkan buku-buku yang tersedia di dalam boks yang berlokasi di peron stasiun.

Manajemen PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang menyediakan boks tersebut. Setidaknya ada sebelum pandemic Covid-19.

Buku-buku itu merupakan sumbangan dari siapa saja.  Awalnya penyumbang akan menempatkan di bagian kotak yang terkunci. Pihak stasiun menyeleksi. Lalu menempelkan tanda hak milik di buku.

Baca Juga: Mengenal Shrinkflation, Inflasi yang Tidak Disadari Konsumen

Setelah itu buku ditaruh bagian boks yang berkaca dan tidak terkunci. Peminat boleh mengambil dan membaca ditempat. Kalau memerlukan waktu lebih lama, bisa saja buku dibawa pulang.

Penyumbang menyumbang buku apa saja. Lebih bagus yang isinya terkait dengan mata kuliahatau kegiatan para civitas academica. Manajemen. Marketing. Politik. Statistik. Arkeologi. Psikologi. Moneter. Infrastruktur. Hasil riset. Makalah dan sebagainya.

Stasiun UI memang sangat potensial. Jumlah penumpang komuter bisa mencapai 15 ribu sehari. Peningkatan yang luar biasa dibandingkan dengan saat pandemi Covid-19, ujar Irvan.

Baca Juga: Menjelang Penguburan Shinzo Abe: Sisi Kelam Sistem Politik Demokrasi di Jepang

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengapa Provinsi Sunda?

Jumat, 2 Desember 2022 | 14:06 WIB

Siarkan TV Digital, Indonesia Siap Total?

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:52 WIB

Dari Egoisme Lahirlah Intoleranlisme

Senin, 28 November 2022 | 16:09 WIB

Dominasi AS Melemah G-20 menjadi Xi-20

Senin, 28 November 2022 | 10:36 WIB

Wabah Sampar di Cicalengka Tahun 1932-1938

Jumat, 25 November 2022 | 19:10 WIB

Cieundeur dan Gempa Cianjur

Jumat, 25 November 2022 | 15:06 WIB
X