Wujudkan Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani melalui Sensus Pertanian 2023

- Senin, 19 September 2022 | 20:53 WIB
Panen dan pengolahan buah strawberry di Kebun Strawberry La Fresa Lembang | Informasi yang dihasilkan oleh Sensus Pertanian 2023 dapat memberikan dukungan bagi pemerintah dalam penyusunan kebijakan strategis. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Panen dan pengolahan buah strawberry di Kebun Strawberry La Fresa Lembang | Informasi yang dihasilkan oleh Sensus Pertanian 2023 dapat memberikan dukungan bagi pemerintah dalam penyusunan kebijakan strategis. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Sektor pertanian memegang peranan sangat penting di masa pandemi.  Di saat sektor lain terjerembab dengan mengalami pertumbuhan negatif, sektor pertanian justru alami pertumbuhan positif. Hal itu terjadi pada kuartal pertama tahun 2020 sampai awal kuartal tiga tahun 2021.

Pertumbuhan positif di sektor ekonomi itu bisa dikategorikan sebagai penyelamat ekonomi nasional karena sektor-sektor strategis seperti industri dan jasa terjun bebas menghadapi wabah.

Sektor pertanian termasuk perikanan dan kehutanan berkontribusi sebesar 13,28 persen terhadap total Produk Domestik Bruto pada 2021 dan tetap tumbuh positif saat kontraksi ekonomi akibat pandemi. Serapan tenaga kerja di sektor pertanian tertinggi dibandingkan dengan sektor lainnya sekitar 29,96 persen pada Februari 2022. Hal itu menjadi tumpuan bagi low skilled labours dan menjadi bantalan ketenagakerjaan selama pandemi.

Ekspor produk pertanian dan olahannya merupakan penyumbang utama surplus neraca perdagangan barang Indonesia pada masa pandemi, 68 persen  pada tahun 2020 dan 65 persen  pada 2021. Di tengah krisis pangan dan energi global, sektor pertanian memiliki peran krusial meredam tekanan inflasi yang dipicu komponen pangan bergejolak volatile foods.

Baca Juga: bank bjb Raih Penghargaan Kementan RI, Tingkatkan Kesejahteraan Pelaku Sektor Pertanian

Di tengah sistem pertanian dan pangan global, Indonesia juga memiliki peran strategis. Indonesia menjadi salah satu pasar komoditas pangan  terbesar di dunia. Populasinya yang mencapai 270,20 juta jiwa didominasi oleh penduduk usia produktif (70,72 persen) yang cenderung konsumtif. Indonesia merupakan main suppliers global sejumlah komoditas pertanian strategis dengan luas lahan baku sawah mencapai 7,46 juta hektar (2019) serta melibatkan sekitar 27,68 juta rumah tangga (2018).

Indonesia juga memiliki komoditas pertanian strategis. Indonesia menjadi produsen kelapa sawit nomor satu di dunia (2021). Produsen padi pada peringkat 4 dunia (2021), kakao pada peringkat 6 dunia (2021), perikanan peringkat 3 dunia (2021).

Indonesia juga memiliki banyak keunggulan sdm, kondisi iklim, lahan pertanian dan keanekaragaman hayati. Jumlah penduduk usia produktif 70,72 persen (Sensus Penduduk 2020), potensi petani muda dan melek teknologi. Indonesia juga memiliki keanekaragaman hayati (biodiversity) terbesar di dunia. Kondisi agroklimat yang sangat mendukung. Curah hujan dan energi matahari melimpah serta potensi lahan pertanian dan sumber daya kelautan sangat besar. Luas daratan mencapai 1,9 juta km2 sedangkan luas wilayah perairan mencapai 6,3 juta km2.

Baca Juga: Jerit Petani Milenial Kabupaten Bandung ketika Harga Sayuran Anjlok

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Invasi Rusia di Ukraina Menuju Tahap Akhir

Kamis, 22 September 2022 | 20:11 WIB

Memahami Tatib Sekolah dengan Menjadi Reporter

Selasa, 20 September 2022 | 21:15 WIB

Citisuk

Senin, 19 September 2022 | 15:35 WIB

Indische Partij Cabang Cicalengka Tahun 1913

Minggu, 18 September 2022 | 14:51 WIB

Bogor Menjadi Destinasi Favorit yang Harus Dibenahi

Rabu, 14 September 2022 | 21:13 WIB

Kompi Artileri ke-19 di Nagreg sejak 1905

Minggu, 11 September 2022 | 14:19 WIB

Pelangi Ratu Elizabeth II dalam Paririmbon Sunda

Minggu, 11 September 2022 | 07:00 WIB

Perihal RUU Sisdiknas dan Kesejahteraan Guru

Minggu, 11 September 2022 | 06:00 WIB

KurMer dalam Falsafah Jawa: Mamayu Hayuning Bawana

Jumat, 9 September 2022 | 16:25 WIB

Raja Surakarta Kunjungi Hotel Isola

Jumat, 9 September 2022 | 15:44 WIB

Cinambo Semula Berupa Dasar Sungai

Kamis, 8 September 2022 | 21:32 WIB

Galang Rambu Anarki, BBM, dan Regsosek

Rabu, 7 September 2022 | 16:01 WIB
X