Indische Partij Cabang Cicalengka Tahun 1913

- Minggu, 18 September 2022 | 14:51 WIB
Surat yang dikirim H.A. Gusdorf dari Cicalengka pada 20 Desember 1912.  (Sumber: De Expres, 24 Desember 1912.)
Surat yang dikirim H.A. Gusdorf dari Cicalengka pada 20 Desember 1912. (Sumber: De Expres, 24 Desember 1912.)

Peneliti Jepang Takashi Shiraishi (Zaman Bergerak: Radikalisme Rakyat di Jawa. 1912-1926, cetakan kedua, 2005) memberi istilah antara tahun 1912 hingga 1926 di Indonesia sebagai “the age of motion” alias zaman bergerak.

Ciri-ciri dari zaman itu antara lain penerbitan surat kabar dan jurnal, rapat dan pertemuan, serikat buruh dan pemogokan, organisasi dan partai, novel, nyanyian, teater, dan pemberontakan yang dilakukan oleh kaum bumiputra Indonesia pada awal abad ke-20.

Dengan itu semua, mereka mencari bentuk untuk menampilkan kesadaran politiknya yang baru, menggerakkan pikiran dan gagasan, dan menghadapi kenyataan di Hindia dalam dunia dan zaman yang mereka rasakan bergerak (Shiraishi, 2005: xi).

Salah satu partai yang diikuti bumiputra pada zaman begerak adalah Indische Partij. Menurut Shiraishi (2005: 78), Indische Partij adalah partai politik pertama di Hindia yang menyerukan kemerdekaan Hindia dari Belanda.

Baca Juga: Kompi Artileri ke-19 di Nagreg sejak 1905

Pendorongnya adalah E.EE. Douwes Dekker, jurnalis Indo De Expres pada 1912. Komite Umum Indische Partij dibentuk pada September 1912. Pada 25 Desember 1912, Indische Partij diresmikan dalam vergadering di Bandung. Hoofdbestuur atau pengurus pusatnya dipimpin Douwes Dekker sebagai ketua dan Tjipto Mangoenkoesoemo sebagai wakil.

Keterangan rinci pembentukan Indische Partij diterangkan oleh Paul W. Van der Veur (The Lion and the Gadfly: Dutch Colonialism and the Spirit of E.F.E. Douwes Dekker, 2006: 170-180). Dari buku tersebut, kita tahu mulanya ada dua organisasi yang diikuti Douwes Dekker, yaitu Insulinde dan Indische Bond.

Ia kemudian mengumukan pembentukan Indische Partij pada 11 September 1912 untuk menentang pembentukan Indische Bond cabang Bandung. Pertengahan September 1912, Insulinde bergabung dengan Indische Partij, sementara Indische Bond gagal bergabung.

Baca Juga: Cinambo Semula Berupa Dasar Sungai

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Invasi Rusia di Ukraina Menuju Tahap Akhir

Kamis, 22 September 2022 | 20:11 WIB

Memahami Tatib Sekolah dengan Menjadi Reporter

Selasa, 20 September 2022 | 21:15 WIB

Citisuk

Senin, 19 September 2022 | 15:35 WIB

Indische Partij Cabang Cicalengka Tahun 1913

Minggu, 18 September 2022 | 14:51 WIB

Bogor Menjadi Destinasi Favorit yang Harus Dibenahi

Rabu, 14 September 2022 | 21:13 WIB

Kompi Artileri ke-19 di Nagreg sejak 1905

Minggu, 11 September 2022 | 14:19 WIB

Pelangi Ratu Elizabeth II dalam Paririmbon Sunda

Minggu, 11 September 2022 | 07:00 WIB

Perihal RUU Sisdiknas dan Kesejahteraan Guru

Minggu, 11 September 2022 | 06:00 WIB

KurMer dalam Falsafah Jawa: Mamayu Hayuning Bawana

Jumat, 9 September 2022 | 16:25 WIB

Raja Surakarta Kunjungi Hotel Isola

Jumat, 9 September 2022 | 15:44 WIB

Cinambo Semula Berupa Dasar Sungai

Kamis, 8 September 2022 | 21:32 WIB

Galang Rambu Anarki, BBM, dan Regsosek

Rabu, 7 September 2022 | 16:01 WIB
X