Berpotensi Menimbulkan Ketegangan, Mungkinkah Pelosi Melawat ke Taiwan?

- Senin, 25 Juli 2022 | 15:08 WIB
Nancy Pelosi, 82 tahun, akan memimpin delegasi DPR AS mengunjungi Jepang, Singapura, Malaysia dan Indonesia bulan depan. (Wikimedia Commons/Gage Skidmore | Lisensi CC)
Nancy Pelosi, 82 tahun, akan memimpin delegasi DPR AS mengunjungi Jepang, Singapura, Malaysia dan Indonesia bulan depan. (Wikimedia Commons/Gage Skidmore | Lisensi CC)

Kesepakatan Rusia-Ukraina  pada Jumat 22 Juli 2022 memberi harapan kepada negara-negara kesulitan memperoleh gandum. Namun dari Asia Timur sebentar lagi akan muncul ritual ketegangan antara Amerika Serikat dan China tentang Taiwan.

Russia dan Ukraina di Istanbul, Turki pada 24 Juli 2022 menyepakati perjanjian yang memungkinkan kedua negara mengekspor gandum dan pupuk ke negara-negara berkembang. Ukraina sendiri akan mengekspor 22 juta ton gandum ke belasan negara, termasuk  Lebanon, India, dan (Indonesia?) melalui pelabuhan Odessa, Chernomorsk dan Yuzhny.

Perjanjian yang juga dijuluki Prakarsa Laut Hitam itu terwujud berkat peran Turki dan PBB. Realisasi perjanjian ini memberi harapan perang di Ukraina mereda secara bertahap. Terlebih sekarang muncul kesadaran di kalangan elit Ukraina, bahwa negaranya cepat atau lambat akan kalah dan hancur karena para pendukungnya  hanya mengirim persenjataan bukan personil militer.

Ditentang Militer

Sebaliknya, perkembangan yang mencemaskan terjadi di Asia  Timur. Nancy Pelosi, 82 tahun, akan memimpin delegasi DPR AS mengunjungi Jepang, Singapura, Malaysia dan Indonesia bulan depan. Taiwan termasuk negara yang akan didatangi ketua DPR tersebut.

Republik Rakyat China (RRC) diperkirakan akan bereaksi terhadap lawatan Pelosi. Bentuknya bermacam-macam. Protes secara lisan. Pengerahan kekuatan militer laut dan udara besar-besaran ke dekat pulau Taiwan.    

Sikap keras China dimungkinkan sebab pada 1 November mendatang berlangsung Kongres Nasional Partai Komunis China yang dihadiri 2.300 perutusan partai.   Dalam kongres,  Xi Jinping kemungkinan akan dipilih kembali sebagai sekjen partai dan ketua partai komunis.  

Baca Juga: Nama Kampung yang Keliru Ditulis: Kampung Sentakdulang, Tembongkanjut, dan Kampung Sampireun

Atas dasar itu,  Presiden Xi Jinping  yang juga menjabat ketua komisi militer pusat diperkirakan tidak akan memperlihatkan sikap lemah dalam menangani masalah Taiwan. China akan melancarkan manuver yang lebih berani dengan memasuki wilayah udara Taiwan dan mendekat ke pulau Taiwan.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nama Mahluk Halus Jadi Nama Geografi

Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:18 WIB

Sudah Menjaga Pola Makan, Kenapa Masih Sering Sakit?

Selasa, 16 Agustus 2022 | 21:15 WIB

Raden Dewi Sartika di Cicalengka (1894-1902)

Senin, 15 Agustus 2022 | 16:33 WIB

Nama Geografi Menjadi Istilah Geomorfologi Khas Sunda

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 13:55 WIB

Wisata dari Titik Nol Bandung

Senin, 8 Agustus 2022 | 20:11 WIB

Penempatan Siswa di Kelas berdasar Gaya Belajar

Senin, 8 Agustus 2022 | 19:45 WIB

Paypal Diblokir, Bagaimana Nasib para Freelancer?

Senin, 8 Agustus 2022 | 15:19 WIB

Mari Kita Sukseskan Desa Cantik

Jumat, 5 Agustus 2022 | 09:51 WIB

Citayeum, Citayem, dan Citayam

Kamis, 4 Agustus 2022 | 16:50 WIB
X