Mengkaitkan Presidensi G-20 dengan KTT Asia Afrika

- Rabu, 20 Juli 2022 | 21:30 WIB
Dalam KTT G-20, selain 20 negara anggota, Indonesia juga mengundang  Spanyol (tamu tetap), Uni Emirat Arab (negara kaya di Teluk), Ketua ASEAN (Kamboja), Ketua NEPAD (Rwanda), dan Ketua Uni Afrika (Senegal). (Dok. G-20)
Dalam KTT G-20, selain 20 negara anggota, Indonesia juga mengundang Spanyol (tamu tetap), Uni Emirat Arab (negara kaya di Teluk), Ketua ASEAN (Kamboja), Ketua NEPAD (Rwanda), dan Ketua Uni Afrika (Senegal). (Dok. G-20)

Pada 20 Juli 1969, astronot Neil Alden Armstrong dan Edwin Eugene Aldrin Jr dengan Modul Lunar Apollo 11 yang kode panggil Eagle, mendarat di Tranquility Base, bulan pada jam 20.17 UTC (GMT)  20 Juli 1969.

Pendaratan itu disiarkan ke seluruh dunia melalui radio dan televisi. Masyarakat Indonesia juga turut mendengar  dan menyaksikan walaupun sudah lewat tengah malam.

Satu buku tentang sejarah perjalanan ruang angkasa dan pendaratan manusia di bulan dijual di Museum Ruang Angkasa Nasional di Washington DC dengan harga sekitar  US$ 10. Dalam buku itu al.  dimuat pembicaraan ketiga astronot, Armstrong. Aldrin dan Michael Collins dengan menara pengawas sejak keberangkatan sampai kembali ke bumi. Dilengkapi foto-foto ketika mereka tiba di laut, dibawa ke kapal induk dan disambut Presiden ke 37, Richard Milhous Nixon.  

Program ruang angkasa diintensifkan dengan target mendaratkan orang Amerika Serikat di bulan oleh Presiden ke 35, John Fitzgerald Kennedy.  Ketika berpidato di Rice University, 12 September 1962, Kennedy menyatakan: 

"Tidak ada bangsa calon pemimpin bangsa lain yang ingin tertinggal dalam perlombaan antariksa. ... Kita memilih pergi ke Bulan pada dasawarsa ini dan melakukan hal yang lain bukan karena mudah dilakukan, melainkan susah dilakukan."

Perjalanan  ke bulan penting karena gengsinya di tingkat internasional, lanjutnya tiga bulan kemudian pada tahun yang sama.

Baca Juga: Asa di Fenomena Citayem Fashion Week SCBD

Kennedy tak menyebut gagasannya untuk mengalahkan Rusia yang sudah lebih dulu mengirim kosmonot Yuri Gagarin dengan Vostok 1 ke ruang angkasa. Mengorbit bumi selama 1 jam 48 menit.

Tapi ketika Armstrong dan Aldrin berhasil mendarat di bulan, dunia berkomentar AS mengalahkan Rusia. Sebuah kebanggaan bagi bangsa Amerika Serikat.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nama Mahluk Halus Jadi Nama Geografi

Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:18 WIB

Sudah Menjaga Pola Makan, Kenapa Masih Sering Sakit?

Selasa, 16 Agustus 2022 | 21:15 WIB

Raden Dewi Sartika di Cicalengka (1894-1902)

Senin, 15 Agustus 2022 | 16:33 WIB

Nama Geografi Menjadi Istilah Geomorfologi Khas Sunda

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 13:55 WIB

Wisata dari Titik Nol Bandung

Senin, 8 Agustus 2022 | 20:11 WIB

Penempatan Siswa di Kelas berdasar Gaya Belajar

Senin, 8 Agustus 2022 | 19:45 WIB

Paypal Diblokir, Bagaimana Nasib para Freelancer?

Senin, 8 Agustus 2022 | 15:19 WIB

Mari Kita Sukseskan Desa Cantik

Jumat, 5 Agustus 2022 | 09:51 WIB

Citayeum, Citayem, dan Citayam

Kamis, 4 Agustus 2022 | 16:50 WIB
X