Guru Berbulu Monster Jahat

- Senin, 18 Juli 2022 | 19:59 WIB
Ilustrasi siswa sedang belajar | Guru yang mulia seharusnya jadi sosok yang dengan baik hati memikirkan kepentingan masa depan para pelajar.     (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ilustrasi siswa sedang belajar | Guru yang mulia seharusnya jadi sosok yang dengan baik hati memikirkan kepentingan masa depan para pelajar. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Guru yang mulia seharusnya jadi sosok yang dengan baik hati memikirkan kepentingan masa depan para pelajar.

Seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) swasta di Palembang, Sumatera Selatan berinisial HN harus dirawat di rumah sakit karena dihukum push up sebanyak 100 kali oleh oknum kepala sekolahnya pada bulan februari 2022.

Perlakuan tidak manusiawi guru terhadap siswanya itu mengulangi kejadian di daerah lainnya di Buton, Sulawesi Tenggara di mana seorang oknum guru memaksa murid-muridnya makan sampah, seperti yang di kutip dari Tribunnews.com.

Cuplikan berita di atas baru sebagian bentuk kasus yang melanggar kode etik guru atau hukum, tetapi sebenarnya masih banyak bentuk kasus lainnya yang dilakukan oleh guru. Kasus-kasus tersebut adalah pelecehan seksual dalam berbagai bentuk, penghinaan dan eksploitasi pelajar. Dari kasus-kasus tersebut yang paling dominan terjadi dan diberitakan adalah kasus pelecehan seksual terutama pemerkosaan.

Terjadinya kasus-kasus tersebut di atas dapat menunjukkan bagaimana guru yang dianggap seorang yang baik dengan tugas mulia tidak akan melakukan perbuatan yang melanggar norma-norma baik norma profesi maupun norma hukum.

Dalam pikiran dan pemandangan masyarakat, guru adalah pihak yang dianggap sebagai orang yang mampu membawa perubahan pada diri anak-anak mereka tanpa akan melakukan perbuatan yang tidak wajar di luar norma yang berlaku. Padahal dalam kenyataannya ada guru yang berperilaku mengerikan dan kejam terhadap pelajarnya sendiri di luar bayangan masyarakat.

Baca Juga: BSU 2022 Cair Bagi Guru dan Nakes? Ini Syarat Penerimanya!

Dalam PP 19 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas PP 74 Tahun 2008 Tentang Guru Pasal 1 ayat 1 dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Jadi sudah jelas tugas guru berdasarkan pasal 1 tersebut, tetapi dalam kenyataannya ada guru yang berperilaku seperti monster jahat atau mahluk yang mengerikan buat para pelajarnya. Guru monster bisa jadi sebagai pemerkosa, peleceh seksual dan tindakan kejam serta melakukan perbuatan yang tidak berperikemanusiaan, seperti pada kasus-kasus yang pernah terjadi.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mari Memperbanyak Boks Buku di Stasiun Kereta Api!

Kamis, 29 September 2022 | 11:27 WIB

Invasi Rusia di Ukraina Menuju Tahap Akhir

Kamis, 22 September 2022 | 20:11 WIB

Memahami Tatib Sekolah dengan Menjadi Reporter

Selasa, 20 September 2022 | 21:15 WIB

Citisuk

Senin, 19 September 2022 | 15:35 WIB

Indische Partij Cabang Cicalengka Tahun 1913

Minggu, 18 September 2022 | 14:51 WIB

Bogor Menjadi Destinasi Favorit yang Harus Dibenahi

Rabu, 14 September 2022 | 21:13 WIB

Kompi Artileri ke-19 di Nagreg sejak 1905

Minggu, 11 September 2022 | 14:19 WIB

Pelangi Ratu Elizabeth II dalam Paririmbon Sunda

Minggu, 11 September 2022 | 07:00 WIB

Perihal RUU Sisdiknas dan Kesejahteraan Guru

Minggu, 11 September 2022 | 06:00 WIB
X