Mengapa Memberikan Bantuan Harus dengan Cara yang Menyulitkan?

- Jumat, 24 Juni 2022 | 13:05 WIB
Membantu orang lain yang tengah didera kesulitan adalah perbuatan baik dan mulia, asalkan disertai niat yang tulus, ikhlas, seraya mencari keridaan Allah Swt. (Pixabay/Tama66)
Membantu orang lain yang tengah didera kesulitan adalah perbuatan baik dan mulia, asalkan disertai niat yang tulus, ikhlas, seraya mencari keridaan Allah Swt. (Pixabay/Tama66)

Membantu orang lain yang tengah didera kesulitan adalah perbuatan baik dan mulia, asalkan disertai niat yang tulus, ikhlas, seraya mencari keridaan Allah Swt.

Hal yang perlu digarisbawahi di sini, ketika ingin membantu sesama, jangan sampai kita menyulitkan orang yang akan diberi bantuan, apalagi sampai mencoreng harga dirinya.

Jangan sampai ketika ingin membantu orang lain dengan disertai syarat atau embel-embel menyulitkan, misalnya orang tersebut harus melakukan ini dan itu.

Saya ambil sebuah perumpamaan singkat, misalnya (sebut saja) Pak Jamal ingin memberikan bantuan berupa sembako kepada sebuah keluarga miskin.

Namun Pak Jamal mengajukan syarat yang memberatkan keluarga miskin tersebut, yakni Pak Jamal memintanya agar menyerahkan fotokopi KTP satu lembar dan surat tertulis lengkap dengan materai dan tanda tangan dari kelurahan yang menjelaskan bahwa keluarga tersebut benar-benar dari kalangan orang miskin.

Syarat seperti itu, menurut pemikiran saya, sangat ribet dan menyulitkan. Kalau memang Pak Jamal ingin membantu keluarga miskin tersebut, mestinya tak perlu dengan syarat apa pun.

Bahkan, yang paling baik, bila memang berniat membantu adalah dengan cara mendatangi keluarga miskin tersebut.

Bukan malah menyuruh orang miskin tersebut datang ke rumah kita dengan beragam syarat yang ribet dan menyulitkan.  

Membantu orang lain dengan cara-cara yang menyulitkan, apalagi sampai membuat harga diri si penerima bantuan merasa tercoreng, terhina atau direndahkan itu jelas-jelas dilarang dalam ajaran Islam.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Budaya Kekerasan

Selasa, 7 Februari 2023 | 12:17 WIB

Lato Lato dan Politik

Senin, 6 Februari 2023 | 12:35 WIB

Babah Liem Siang alias Munada

Senin, 6 Februari 2023 | 10:44 WIB

Efek Kecanduan Game Online

Selasa, 31 Januari 2023 | 15:06 WIB

Jejak Pelaut Belanda dan Inggris di Benua Australia

Senin, 30 Januari 2023 | 10:36 WIB

Warga Kampung Naga Harmoni di Keluk Ci Wulan

Sabtu, 28 Januari 2023 | 14:20 WIB

Mewaspadai Konflik Terbuka di Asia Pasifik

Rabu, 25 Januari 2023 | 13:55 WIB

Mewujudkan Indonesia Emas dengan Memberantas Stunting

Selasa, 24 Januari 2023 | 10:54 WIB

Imlek: Merawat Kebhinekaan, Meneguhkan Keindonesiaan

Senin, 23 Januari 2023 | 18:20 WIB

Potret ‘Pengemis Online’ yang Meresahkan

Senin, 23 Januari 2023 | 16:51 WIB
X