Sang Kibordis Andal dari SLBN Raharja Tanjungsari

- Kamis, 2 Juni 2022 | 14:16 WIB
Harmoni dari kibordis dan gitaris dalam membawakan lagu Manuk Dadali. (M. Fadhil Raihan)
Harmoni dari kibordis dan gitaris dalam membawakan lagu Manuk Dadali. (M. Fadhil Raihan)

Irama musik dari kibor mengiringi kesunyian SLBN Raharja Tanjungsari setelah mengadakan Ujian Sekolah. Alunan suara gitar dan lantunan lagu Manuk Dadali yang harmoni kian menghidupkan kembali suasana sekolah yang sepi. Kesejukan sawah di sekitar sekolah seolah menyempurnakan kegembiraan guru dan siswa yang bernyanyi mengikuti alunan sang Kibordis.

Adalah Sholehudin, sang Kibordis yang berperan sebagai konduktor dalam pagelaran musik sederhana di sekolah. Sholehudin merupakan salah satu siswa SLBN Raharja Tanjungsari yang menyandang tunanetra. Siswa yang akrab disapa Sholeh ini mempelajari alat musik sejak mulai bersekolah.

Sholeh memulai sekolah dari jenjang kelas 4 sekolah dasar dan langsung mulai mempelajari alat musik. Tidak hanya kibor, gitar dan drum juga merupakan salah dua alat musik yang pernah dijamahnya. Bahkan, salah satu guru juga ingin mengajarkan Sholeh biola. Namun, kibor menjadi salah satu alat musik yang seolah menyatu dengan dirinya.

Tidak butuh waktu lama untuk Sholeh fasih mengoperasikan alat musik yang memiliki beragam suara dari alat musik lain ini. Hanya butuh waktu lima bulan untuk Sholeh menghafal nada-nada dan bisa memainkan satu lagu. Lagu Halo-Halo Bandung merupakan lagu pertama yang mampu ia kuasai.

Baca Juga: Refleksi Konsep Pendidikan Ki Hajar Dewantara

“Awalnya menghafal nada, terus dicontohkan sama guru kunci-kunci dasarnya, baru dicoba sendiri. Kalau sekarang tinggal dengar lagunya aja baru ikuti nadanya,” ucap Sholeh yang diwawancara di SLBN Raharja Tanjungsari, Sumedang, 25 Mei 2022.

Mulai dari lagu daerah, lagu pop, sampai dengan lagu dangdut dapat Sholeh mainkan dengan jari jemarinya yang piawai. Siapapun yang mendengarnya seolah tersihir untuk ikut bernyanyi, menari, atau bahkan hanya sekadar menggoyangkan ibu jari. 

Wahyu, guru yang memperkenalkan Sholeh dengan musik, menyebutkan bahwa siswanya tersebut cepat belajar dalam menguasai kibor. Wahyu juga menambahkan bahwa tidak terdapat kesulitan yang berarti dalam mengajarkan Sholeh. 

“Sholeh memang cepat belajar kibor, cuma beberapa bulan dia langsung bisa bawa lagu sendiri. Dia memang punya minat sendiri terhadap musik,” ucap Wahyu, 31 Mei 2022.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

ASEAN Diapit Dua Konflik

Senin, 27 Juni 2022 | 14:49 WIB

Mengapa India Ditinggalkan Australia cs?

Kamis, 23 Juni 2022 | 13:55 WIB

Ukraina di Ambang Perdamaian?

Selasa, 21 Juni 2022 | 15:14 WIB

Cibacang dan Cilimus yang Abadi dalam Toponimi

Minggu, 19 Juni 2022 | 15:42 WIB

Haruskah Indonesia Bergabung dengan BRICS?

Selasa, 14 Juni 2022 | 22:08 WIB

Mencetak Generasi ‘Boseh’

Minggu, 12 Juni 2022 | 09:00 WIB

Pecinan Cicalengka sejak 22 Januari 1872

Kamis, 9 Juni 2022 | 16:25 WIB

Karasak itu Nama Pohon dari Keluarga Ficus

Kamis, 9 Juni 2022 | 11:50 WIB
X