PD III Tak Akan Terjadi lantaran Perang Ukraina

- Rabu, 25 Mei 2022 | 13:00 WIB
Ilustrasi | Perang di Ukraina tidak akan berimbas menjadi perang nuklir karena para oligarki di AS dan  Rusia tak mendukung. (Pixabay/Wendelin_Jacober)
Ilustrasi | Perang di Ukraina tidak akan berimbas menjadi perang nuklir karena para oligarki di AS dan Rusia tak mendukung. (Pixabay/Wendelin_Jacober)

Dalam perang Ukraina, yang babak belur bukan AS atau Inggris tetapi Eropa dan Ukraina. Perekonomian AS memang memburuk tetapi itu diimbangi dengan memproduksi peralatan perang yang akan menciptakan tenaga kerja. 

Kongres menyetujui anggaran pertahanan  tahun 2022 sebanyak US$ 782 miliar, lebih tinggi 3,9 % dari permintaan Presiden Biden dan lebih tinggi 5,6% dari anggaran militer 2021.

Baca Juga: Terwujudnya Satu Data Kependudukan Indonesia

Jumlah tersebut belum termasuk bantuan untuk Ukraina, dalam mana US$6,5 miliar dipakai untuk penempatan pasukan AS di Eropa Timur, termasuk Polandia dan membuat senjata yang telah atau akan dikirim ke Ukraina.

Sepertinya bagi Amerika Serikat, perang Ukraina memberi keuntungan tersendiri karena memberi kesempatan menjatuhkan lawan maupun kawan. Perlu diketahui Eropa Barat sebetulnya adalah pesaing.

Perang Dunia Ketiga

Secara umum perang dunia, yang masih bersifat hipotetis, adalah perang berskala besar di masa depan.  Berbeda dengan Perang Dunia Kesatu dan Kedua, PD III akan menggunakan senjata nuklir yang menghancurkan umat manusia.

Pengguna bom atom yang pertama dalam PD II adalah Amerika Serikat atas perintah Presiden Harry.J.Truman pada 1945. Total sekitar 210 ribu korban tewas dan luka-luka di Nagasaki maupun Hiroshima.

Tujuannya supaya Jepang menyerah. Mengurangi korban perang lebih lanjut. Pembenaran bagi penyediaan dan penggunaan anggaran pembuatan bom atom.Sebagai balasan terhadap serangan Jepang ke Pearl Harbour, Hawaii. 

Komite Internasional Palang Merah (ICRC) menyatakan berdasarkan simulasi yang paling modern, perang nuklir akan menimbulkan radiasi ke seluruh dunia, membuat atmofsir menjadi dingin, musim tanam lebih singkat, kelangkaan pangan dan kelaparan di seluruh dunia.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paypal Diblokir, Bagaimana Nasib para Freelancer?

Senin, 8 Agustus 2022 | 15:19 WIB

Mari Kita Sukseskan Desa Cantik

Jumat, 5 Agustus 2022 | 09:51 WIB

Citayeum, Citayem, dan Citayam

Kamis, 4 Agustus 2022 | 16:50 WIB

Curug Pelangi, Seindah Namanya

Senin, 25 Juli 2022 | 15:20 WIB

Asa di Fenomena Citayam Fashion Week SCBD

Rabu, 20 Juli 2022 | 15:38 WIB

Musim Kondangan dan Fenomena Amplop Digital

Selasa, 19 Juli 2022 | 19:30 WIB
X