Juara Liga 1 Musim Ini Harga Mati untuk Persib!

- Jumat, 13 Mei 2022 | 11:08 WIB
Para pemain Persib. Kegagalan pada muslim Liga 1 di Indonesia 2021/2022 menjadi pecutan bagi Persib Bandung untuk berbenah pada musim berikutnya. (Dok. Liga Indonesia Baru)
Para pemain Persib. Kegagalan pada muslim Liga 1 di Indonesia 2021/2022 menjadi pecutan bagi Persib Bandung untuk berbenah pada musim berikutnya. (Dok. Liga Indonesia Baru)

Kegagalan pada muslim Liga 1 di Indonesia 2021/2022 menjadi pecutan bagi Persib Bandung untuk berbenah. Setidaknya sudah 7 pemain direkrut yang menandakan bahwa persiapan harus dimulai sejak dini untuk mencapai target juara.

Latihan perdana tanggal 16 Mei 2022 bukti sahih tim kebanggaan Kota Bandung tak mau gagal lagi dan akan berusaha memberikan gelar tertinggi kompetisi di Republik Indonesia khususnya kepada bobotoh.

Waktu 7-8 tahun puasa gelar bukan waktu yang sebentar. Bobotoh angat rindu jika Persib Kembali meraih trophy liga kasta tertinggi di tanah air. Semua itu hanya bisa dicapai dengan kerja keras dan semangat bertanding yang kuat. 

Kesempatan itu akan selalu ada tinggal bagaimana memanfaatkan peluang yang ada. Jangan sampai legah sehingga musuh mampu menaklukkannya. Persib kali ini harus digdaya dan disegani lawan sehingga mampu meraih poin sebesar-besarnya apalagi saat ini bisa mungkin dapat Kembali bertanding di hadapan bobotoh setia.

Dengan melihat komposisi yang ada, setidaknya formasi inti untuk mengarungi Liga Indonesia musim depan sudah tergambar dan tinggal menunggu satu slot pemain asing Asia. Siapapun nantinya yang direkrut, semoga itu yang terbaik dan mampu menopang tim secara baik. Syukur-syukur kualitasnya sama dengan Omid Nazari atau Mohammed Rashed. Sangat baik jika pemain tersebut melakukan trial terlebih dahulu sehingga terhindar dari istilah membeli kucing dalam karung.

Baca Juga: Pantai Pangandaran Masih Menjadi Daya Tarik Utama Pariwisata Pantai di Jawa Barat

Yang terjadi di luar skenario adalah hengkangnya Ardi Idrus karena masih potensial menjadi pemain adalan Maung Bandung sedangkan Supardi Nasir dan yang lainnya sesungguhnya tidak terlalu melemahkan kekuatan Persib ketika mereka hengkang karena masih banyak pemain yang ada dalam tubuh tim masih layak bermain dan selalu menjadi andalan. Ini membuktikan jika sesungguhnya kekuatan persib merata di berbagai lini. Justeru keberhasilan merekrut David Rumakiek membuat Persib tak menjadi kelimpungan setelah pemain asal ternate it uke Bali United.

Menarik memang, pembelian 7 pemain yang sudah ada dan hal itu mencerminkan mampu memenuhi kebutuhan tim sehingga mampu menutupi kekurangan yang ada. Posisi striker pun yang selama ini belum moncer memiliki harapan besar karena mampu merekrut Ciro Alves dan jika mampu dipadukans ecara baik baik dengan David Da Silva bisa mungkin menjadi duet maut yang ditakuti oleh lawan-lawan Persib. Bahkan tiak mustahil ada kemungkinan mereka bisa mampu banyak membobol gawang lawan karena keduanya memiliki kelebihan masing-masing.

Baca Juga: SEJARAH PERSIB HARI INI: Maung Ngora Tembus Final ISL 2010

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dari Egoisme Lahirlah Intoleranlisme

Senin, 28 November 2022 | 16:09 WIB

Dominasi AS Melemah G-20 menjadi Xi-20

Senin, 28 November 2022 | 10:36 WIB

Wabah Sampar di Cicalengka Tahun 1932-1938

Jumat, 25 November 2022 | 19:10 WIB

Cieundeur dan Gempa Cianjur

Jumat, 25 November 2022 | 15:06 WIB

Membangun Budaya Inovasi ASN di Indonesia

Kamis, 24 November 2022 | 14:20 WIB

Kurir Shopee Diduga Maling Helm di Sarijadi

Kamis, 24 November 2022 | 11:34 WIB

Menyeruput (Kisah di Balik) Kesegaran Es Oyen

Rabu, 23 November 2022 | 14:50 WIB

Kehidupan LGBT dalam Perspektif Sosiologi

Rabu, 23 November 2022 | 10:24 WIB
X