Kisah Si Jalak Harupat, Pahlawan yang Lekat dengan Persib

- Rabu, 20 April 2022 | 15:29 WIB
Mendengar nama Si Jalak Harupat, mungkin yang seketika terlintas di kepala adalah Persib Bandung. Tidak salah memang. (Wikimedia Commons)
Mendengar nama Si Jalak Harupat, mungkin yang seketika terlintas di kepala adalah Persib Bandung. Tidak salah memang. (Wikimedia Commons)

Mendengar nama Si Jalak Harupat, mungkin yang seketika terlintas di kepala adalah Persib Bandung.

Tidak salah memang, karena Si Jalak Harupat adalah stadion yang terletak di Soreang, Kabupaten Bandung tempat di mana Persib biasa berkandang.

Namun, pernahkah terpikir sebetulnya dari mana asal-usul nama Si Jalak Harupat hingga kemudian menjadi nama stadion?

Ternyata, Si Jalak Harupat merupakan julukan dari pahlawan nasional Indonesia, Otto Iskandardinata.

Otto adalah sosok yang lekat dengan aksi-aksi pergerakan yang berperan besar dalam upaya meraih kemerdekaan Indonesia. Di sisi lain, hidupnya juga tidak bisa dilepaskan dari sepak bola, khususnya bersama Persib.

Pendidikan, Politik, dan Sepak Bola

Otto Iskandardinata lahir pada tanggal 31 Maret 1897 di Bojongsoang, Bandung, dari keluarga bangsawan Sunda. Sejak belia, Otto berkesempatan mengenyam pendidikan ala Belanda mulai dari level dasar di Hollandsch Inlandsche School Bandung, hingga tingkat yang lebih tinggi lagi di Kweekschool Onderbouw (Sekolah Guru Bagian Pertama) Bandung dan Hogere Kweekschool (Sekolah Guru Atas) Purworejo.

Belajar di sekolah guru mengantar Otto berkarier di bidang pendidikan. Selepas bersekolah, ia bekerja sebagai guru HIS di Banjarnegara. Di sana, ia melaksanakan tugasnya mendidik para generasi muda hingga tahun 1920 sebelum akhirnya dipindahtugaskan ke kampung halamannya di Bandung.

Baca Juga: Legenda Persib Aang Witarsa, Si Kuda Terbang Pembobol Gawang Finalis Liga Champions

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wisata dari Titik Nol Bandung

Senin, 8 Agustus 2022 | 20:11 WIB

Penempatan Siswa di Kelas berdasar Gaya Belajar

Senin, 8 Agustus 2022 | 19:45 WIB

Paypal Diblokir, Bagaimana Nasib para Freelancer?

Senin, 8 Agustus 2022 | 15:19 WIB

Mari Kita Sukseskan Desa Cantik

Jumat, 5 Agustus 2022 | 09:51 WIB

Citayeum, Citayem, dan Citayam

Kamis, 4 Agustus 2022 | 16:50 WIB

Curug Pelangi, Seindah Namanya

Senin, 25 Juli 2022 | 15:20 WIB
X