Meski Kaya Nutrisi, Terung Pipit Masih kalah Populer dari Leunca

- Senin, 18 April 2022 | 15:32 WIB
Ilustrasi tumis takokak. Sebagai bahan pangan, kepopuleran takokak atau terung pipit (Solanum torvum) sejauh ini masih kalah oleh leunca. (Djoko Subinarto)
Ilustrasi tumis takokak. Sebagai bahan pangan, kepopuleran takokak atau terung pipit (Solanum torvum) sejauh ini masih kalah oleh leunca. (Djoko Subinarto)

Meski sama-sama dapat dikonsumsi, sebagai bahan pangan, kepopuleran takokak atau terung pipit (Solanum torvum) sejauh ini masih kalah oleh leunca (Solanum nigrum).

Itulah sebabnya masih belum banyak orang membudidayakan takokak. Sampai sekarang, tumbuhan ini lebih sering ditemukan sebagai tumbuhan liar.

Takokak masuk ke dalam keluarga terung-terungan. Di Indonesia, selain disebut takokak atau terung pipit, tumbuhan ini juga sering disebut sebagai rimbang, pokak, atau cepoka.

Pohon takokak berdaun tunggal dan bertangkai. Panjang tangkai 1,5-10,5 centimeter, sering mempunyai duri tempel. Helaian daun berbentuk bulat telur dengan ukuran 27-30 x 20-24 centimeter, bercangap, bersisi tidak seimbang. Bagian pangkal runcing, bagian ujung runcing, bagian tepi rata, berwarna hijau pada permukaan atas. Tulang daun utama menonjol di bagian bawah, berduri tempel, adapun tulang daun sekunder menyirip.

Bunga takokak berwarna putih berbentuk bintang. Benangsarinya berjumlah 5, bertangkai, dengan panjang kurang lebih 1 centimeter. Kepala putik berwarna putih atau hijau. Buah bertipe buni, berbentuk bulat.

Secara umum, tumbuhan takokak memiliki usia berbuah antara 5 sampai 8 bulan dari mulai awal tanam. Tumbuhan ini dapat berbuah sepanjang tahun. Dalam sekali panen, tumbuhan takokak mampu menghasilkan buah muda sebanyak 1-3 kilogram/pohon (Pratiwi, 2012).

Baca Juga: Krisis Ekonomi Korea Selatan Tahun 1998 dalam Drama Twenty Five Twenty One

Bagi mereka yang sangat awam, mungkin saja akan agak kesulitan untuk membedakan buah takokak dengan leunca. Keduanya, terutama saat masih muda, sekilas terlihat mirip.

Tapi, kalau diteliti lebih jauh, akan tampak perbedaan mencolok antara leunca dan takokak. Kulit buah takokak lebih kasar dan lebih tebal dibanding leunca. Buah leunca tak memiliki bulu-bulu halus pada kulitnya, sedangkan takokak memiliki bulu-bulu halus di kulitnya. Ukuran buah takokak umumnya lebih besar dibandingkan dengan buah leunca.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menengok Alasan Seseorang Tetap Melajang

Jumat, 1 Juli 2022 | 15:53 WIB

ASEAN Diapit Dua Konflik

Senin, 27 Juni 2022 | 14:49 WIB

Mengapa India Ditinggalkan Australia cs?

Kamis, 23 Juni 2022 | 13:55 WIB

Ukraina di Ambang Perdamaian?

Selasa, 21 Juni 2022 | 15:14 WIB

Cibacang dan Cilimus yang Abadi dalam Toponimi

Minggu, 19 Juni 2022 | 15:42 WIB

Haruskah Indonesia Bergabung dengan BRICS?

Selasa, 14 Juni 2022 | 22:08 WIB

Mencetak Generasi ‘Boseh’

Minggu, 12 Juni 2022 | 09:00 WIB

Pecinan Cicalengka sejak 22 Januari 1872

Kamis, 9 Juni 2022 | 16:25 WIB
X