Kurikulum Merdeka Menjawab Kebutuhan Siswa

- Senin, 21 Februari 2022 | 17:02 WIB
Mungkin sebagian tenaga pendidik ada yang merasa masih belum siap dengan program Kurikulum Merdeka dari Kemendikbudristek ini. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Mungkin sebagian tenaga pendidik ada yang merasa masih belum siap dengan program Kurikulum Merdeka dari Kemendikbudristek ini. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Mungkin sebagian tenaga pendidik ada yang merasa masih belum siap dengan program Kurikulum Merdeka dari Kemendikbudristek ini. Tetapi itu bukan masalah besar.

Ada kabar gembira dalam dunia pendidikan kita, yakni diluncurkannya program Kurikulum Merdeka oleh Kemendikbudristek sebagai sebuah upaya untuk menjawab kebutuhan siswa di sekolah.

Sebagaimana kita ketahui bahwa setiap anak (siswa) memiliki karakter dan potensi beragam sehingga tak bisa diseragamkan setiap keinginan atau cita-citanya.

Bicara tentang cita-cita atau minat yang cocok untuk ditekuni oleh anak-anak, pemerintah, guru, dan juga orangtua sama-sama bertanggungjawab untuk mengarahkan mereka agar memilih hal yang sesuai dengan bidang dan minat mereka. Misalnya, anak yang lebih menyukai bidang atau dunia bisnis, maka seyogianya didukung dan membantu mereka untuk mengembangkannya, bukan malah dipaksa untuk memasuki bidang lain yang tak sesuai dengan minat mereka.

Yohanes Enggar Harususilo, dalam tulisannya (Kompas.com, 17 Maret 2019) menjelaskan, sekolah harus berperan dalam proses peningkatan minat dan bakat siswa. Hal tersebut disampaikan Kepala SMAN 16 Bandung, Aam Hamzah, seperti dilansir dari laman resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat (12 Maret  2019). “Tugas sekolah bukan mencari kekurangan siswa, melainkan mencari kelebihan mereka, agar kompetensi anak tergali di sekolah” tuturnya.

Baca Juga: Basa Inung bagi Pemuka Agama

Nah, program Kurikulum Merdeka yang digagas oleh Kemendikbudristek tersebut menjadi salah satu upaya untuk membantu anak-anak bangsa ini agar berusaha mengembangkan bidang atau minat mereka.

Atasi Krisis Pembelajaran lewat Kurikulum Merdeka

Informasi tentang diluncurkannya program Kurikulum Merdeka, sebagaimana saya tulis di awal, saya peroleh melalui kemdikbud.go.id (Jakarta, 11 Februari 2022) bahwa untuk mengatasi krisis pembelajaran, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim meluncurkan Merdeka Belajar Episode kelima belas, yakni Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar, secara daring (11 Februari 2022).

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Invasi Rusia di Ukraina Menuju Tahap Akhir

Kamis, 22 September 2022 | 20:11 WIB

Memahami Tatib Sekolah dengan Menjadi Reporter

Selasa, 20 September 2022 | 21:15 WIB

Citisuk

Senin, 19 September 2022 | 15:35 WIB

Indische Partij Cabang Cicalengka Tahun 1913

Minggu, 18 September 2022 | 14:51 WIB

Bogor Menjadi Destinasi Favorit yang Harus Dibenahi

Rabu, 14 September 2022 | 21:13 WIB

Kompi Artileri ke-19 di Nagreg sejak 1905

Minggu, 11 September 2022 | 14:19 WIB

Pelangi Ratu Elizabeth II dalam Paririmbon Sunda

Minggu, 11 September 2022 | 07:00 WIB

Perihal RUU Sisdiknas dan Kesejahteraan Guru

Minggu, 11 September 2022 | 06:00 WIB

KurMer dalam Falsafah Jawa: Mamayu Hayuning Bawana

Jumat, 9 September 2022 | 16:25 WIB

Raja Surakarta Kunjungi Hotel Isola

Jumat, 9 September 2022 | 15:44 WIB

Cinambo Semula Berupa Dasar Sungai

Kamis, 8 September 2022 | 21:32 WIB

Galang Rambu Anarki, BBM, dan Regsosek

Rabu, 7 September 2022 | 16:01 WIB
X