Onde-Onde: Dari Tiongkok Dibawa Laksamana Cheng Ho, Jadi Oleh-Oleh Khas Mojokerto

- Kamis, 27 Januari 2022 | 21:25 WIB
Menurut sejarah, onde-onde disebut berasal dari Tingkok yang dibuat di masa kekuasaan Dinasti Zhou, yaitu sekitar 1045–256 sebelum Masehi. (Badiatul Muchlisin Asti)
Menurut sejarah, onde-onde disebut berasal dari Tingkok yang dibuat di masa kekuasaan Dinasti Zhou, yaitu sekitar 1045–256 sebelum Masehi. (Badiatul Muchlisin Asti)

Menurut sejarah, onde-onde disebut berasal dari Tingkok yang dibuat di masa kekuasaan Dinasti Zhou, yaitu sekitar 1045–256 sebelum Masehi.

Salah satu bangsa yang memiliki pengaruh besar terhadap khazanah kuliner Indonesia adalah Tiongkok. Banyak kuliner Indonesia yang merupakan adaptasi dan akulturasi dari tradisi dapur Tiongkok.

Hal itu terjadi sejak kedatangan orang-orang Tionghoa ke Indonesia pada berabad lampau untuk berbagai kepentingan, dari alasan perdagangan hingga profesi.

Bahkan karena saking banyaknya dan telah populer sebagai sajian khas Indonesia, sering kita menyangka bahwa pelbagai kuliner itu asli Indonesia, padahal tidak. Beberapa kuliner khas Tiongkok yang berakulturasi menjadi kuliner Indonesia antara lain: bakpia, bakcang, ronde, lumpia, siomay, bakso, popia, bakmi, mi ayam, dan banyak lagi. Selain itu, ada onde-onde yang sudah lama ada di Indonesia  dan menjadi salah satu penganan tradisional yang populer.

Bahkan di Jawa, onde-onde termasuk salah satu kue jenis jajan pasar—makanan tradisional yang biasa diperjualbelikan di pasar-pasar tradisional, meski juga tersedia di berbagai outlet oleh-oleh modern. Soal onde-onde ini, karena sudah lama ada di Indonesia, banyak orang mengira, onde-onde merupakan makanan asli Indonesia.

Baca Juga: Fosil Keong Racun 28 Juta Tahun Abadi di Bukit Kapur Citatah

Onde-onde sendiri adalah sebuah penganan berbentuk bulat berwarna keemasan yang terbuat dari tepung terigu ataupun tepung ketan yang digoreng atau direbus dan permukaannya dibalur dengan biji wijen sebagai ciri khasnya. Cita rasanya kenyal, gurih, dan manis. Onde-onde memiliki banyak variasi, yang paling populer adalah onde-onde yang terbuat dari tepung ketan dan di dalamnya diisi kacang hijau yang dicampur dengan santan dan gula. Varian lainnya berisi coklat, keju, dan lainnya.

Perkembangan selanjutnya, agar lebih menarik, banyak penjual onde-onde yang berkreasi dengan membuat onde-onde warna-warni  seperti putih, merah, dan hijau, atau yang populer dengan sebutan onde-onde pelangi.

Onde-onde sebagai oleh-oleh khas Mojokerto

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mendesak Perlunya Tim Ahli Toponimi di Daerah

Jumat, 20 Mei 2022 | 16:02 WIB

Peran Guru Mewujudkan Sumedang Simpati

Rabu, 18 Mei 2022 | 14:40 WIB

Mengelola Nilai Kebijaksanaan

Senin, 16 Mei 2022 | 19:37 WIB

Juara Liga 1 Musim Ini Harga Mati untuk Persib!

Jumat, 13 Mei 2022 | 11:08 WIB

China Belajar dari Perang di Ukraina

Selasa, 10 Mei 2022 | 09:31 WIB

Misteri Uga Bandung dan Banjir Dayeuh Kolot

Senin, 9 Mei 2022 | 12:02 WIB
X