Berpikir Kritis Bisa Cegah Investasi Bodong

- Selasa, 25 Januari 2022 | 14:52 WIB
Selalu, investasi bodong memanfaatkan minimnya pengetahuan masyarakat terhadap dunia bisnis dengan menjanjikan keuntungan yang besar. (Pixabay/R4CProject)
Selalu, investasi bodong memanfaatkan minimnya pengetahuan masyarakat terhadap dunia bisnis dengan menjanjikan keuntungan yang besar. (Pixabay/R4CProject)

Selalu, investasi bodong memanfaatkan minimnya pengetahuan masyarakat terhadap dunia bisnis dengan menjanjikan keuntungan yang besar.

Sejoli muda, Livia Anggraeni (22) dan Rivaldi Muhsin (22), tak menyangka (atau mungkin sudah menduga) perbuatannya mengumpulkan dana investasi dari teman dan kenalannya malah berujung kasus hukum di Mapolres Tasikmalaya Kota, Rabu, 19 Januari 2022.

Polisi mencatat 300 orang menjadi korban kasus investasi bodong di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Livia dan Rivaldi ternyata cukup cekatan untuk menjaring investor yang mau menanamkan uangnya dalam bisnis yang tidak jelas tersebut. Jangankan kedudukan kantornya, nama perusahaan atau koperasinya pun tak ada.

Pasangan kekasih itu hanya mengatakan kepada korbannya telah mengikuti investasi dengan keuntungan sebesar 40 persen setiap bulan, dari modal yang ditanam.

Modus keuntungan fantastis inilah yang membuat para korban tergiur. Livia dan Rivaldi juga rajin promosi penawaran investasi itu di media sosial. Tak heran, korbannya mencapai 300 orang.

Mega, salah seorang korban, tak menyangka uang lebih dari Rp20 juta yang diinvestasikan pada teman sekelasnya itu, tiba-tiba raib tanpa kejelasan.

"Saya dan teman-teman tergiur posting-an teman saya yang tergolong cepat memiliki barang yang jadi impian anak muda," ujar Mega yang mengakui keuntungan pernah dia dapatkan di bulan pertama investasi.

Keuntungan itu membuat mereka meyakinkan orang tua, pacar, teman dan lainnya untuk sama-sama berinvestasi, seperti yang dikutip detik.com.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengapa Provinsi Sunda?

Jumat, 2 Desember 2022 | 14:06 WIB

Siarkan TV Digital, Indonesia Siap Total?

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:52 WIB

Dari Egoisme Lahirlah Intoleranlisme

Senin, 28 November 2022 | 16:09 WIB

Dominasi AS Melemah G-20 menjadi Xi-20

Senin, 28 November 2022 | 10:36 WIB

Wabah Sampar di Cicalengka Tahun 1932-1938

Jumat, 25 November 2022 | 19:10 WIB

Cieundeur dan Gempa Cianjur

Jumat, 25 November 2022 | 15:06 WIB

Membangun Budaya Inovasi ASN di Indonesia

Kamis, 24 November 2022 | 14:20 WIB
X