Nasi Gandul: Hidangan Lezat Berkuah Khas Pati, Persilangan Antara Soto dan Gulai

- Jumat, 21 Januari 2022 | 09:20 WIB
Nasi gandul, hidangan berkuah khas Pati, persilangan antara soto dan gulai.  (Badiatul Muchlisin Asti)
Nasi gandul, hidangan berkuah khas Pati, persilangan antara soto dan gulai. (Badiatul Muchlisin Asti)

Sepintas nasi gandul mirip dengan semur daging dan gulai. Nasi gandul juga mirip nasi pindang khas Kudus, tetapi tanpa daun so (daun melinjo muda).

Pati adalah sebuah kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki semboyan ‘bumi mina tani’. Kota kecil yang berada di kawasan Pantura Jawa Tengah itu menyimpan sejumlah keunikan, salah satunya adalah julukan ‘Kota Kacang’ yang disematkan kepadanya.

Dilansir dari Patikab.go.id, Kabupaten Pati dikenal sebagai daerah pengolahan kacang terbesar di Indonesia. Dua merek industri kacang terkenal di Indonesia berada di Pati, yaitu Kacang Garuda dan Kacang Dua Kelinci.

Di jagat perkulineran Indonesia, Pati juga menyumbangkan sejumlah kuliner khas yang unik seperti soto kemiri, sega tewel, petis runting, mangut ndas manyung, dan—yang paling populer dan ikonik adalah nasi gandul. Nasi gandul khas Pati ini cukup diperhitungkan di kancah kuliner Indonesia. Nasi gandul masuk ke dalam 80 Warisan Kuliner Nusantara versi Bango (2009). Bondan Winarno juga memasukkan nasi gandul ke dalam daftar 100 Mak Nyus Makanan Tradisional Indonesia (2013).

Keistimewaan nasi gandul seperti itu menjadikan nasi gandul termasuk kuliner khas daerah yang ekspansif dan bisa dijumpai di berbagai kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Semarang, dan Surabaya.

Nasi Gandul, Persilangan Antara Soto dan Gulai

Sepintas nasi gandul mirip dengan semur daging dan gulai. Nasi gandul juga mirip nasi pindang khas Kudus, tetapi tanpa daun so (daun melinjo muda). Dengan nasi pindang, warna kuahnya mirip, begitu pula gaya penyajiannya, yakni di piring dengan alas daun pisang.

Bondan Winarno saat membahas perbedaan nasi pindang khas Kudus dengan nasi gandul khas Pati menyatakan, kalau nasi pindang khas Kudus adalah hasil persilangan antara soto dan rawon, maka nasi gandul adalah persilangan antara soto dan gulai. Nasi gandul lebih nendang dan mlekoh rasanya bila dibanding nasi pindang.

Baca Juga: Geotrek, Belajar di Alam dengan Senang dan Nikmat

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peran Guru Mewujudkan Sumedang Simpati

Rabu, 18 Mei 2022 | 14:40 WIB

Mengelola Nilai Kebijaksanaan

Senin, 16 Mei 2022 | 19:37 WIB

Juara Liga 1 Musim Ini Harga Mati untuk Persib!

Jumat, 13 Mei 2022 | 11:08 WIB

China Belajar dari Perang di Ukraina

Selasa, 10 Mei 2022 | 09:31 WIB

Misteri Uga Bandung dan Banjir Dayeuh Kolot

Senin, 9 Mei 2022 | 12:02 WIB

Penduduk Cicalengka Tahun 1845 dan 1867

Jumat, 6 Mei 2022 | 19:10 WIB
X