Industri Hiburan Dipandang Sebelah Mata, Tak Mau Mencontoh Negara Maju

- Minggu, 16 Januari 2022 | 12:19 WIB
Besar. Kontribusi industri hiburan terhadap perekonomian nasional. Menyerap tenaga kerja. Soft power. Banyak crazy rich. (Pixabay/Mikes-Photography)
Besar. Kontribusi industri hiburan terhadap perekonomian nasional. Menyerap tenaga kerja. Soft power. Banyak crazy rich. (Pixabay/Mikes-Photography)

Masyarakat dunia terkadang katarak melihat Amerika Serikat, pengguna hard power dimana-mana. Maklum terhipnotis oleh Andy William. Jim Reeves. Musik jazz. Blues. Jimmy Hendrix. Nat King Cole . Lady Gaga. Mariah Carey. Beyonce. Christina Aguilera bahkan Madonna.

Baca Juga: Adopsi Spirit Doll: Antara Tren, Sugesti, dan Delusi

Di kalangan negara berkembang, penyanyi Mesir Umm Kulthum dengan lagu-lagunya mempopulerkan bahasa Arab. Bahkan ketika wafat,  3 Februari 1975, seluruh dunia Arab berduka. Lewat lagu-lagunya, Kulthum mempersatukan bangsa Arab. Ia begitu dicintai.

India tak kurang hebat. Industri filmnya membuat penonton Indonesia terkesan dengan Amitabh Bachan, Raj Kapoor, Shashi Kapoor, Hema Malini, Shah Rukh Khan, Sanjay Dutt dan masih banyak lagi.

Pernah. Penonton TV di Indonesia lebih suka menyaksikan film seri Bharata Yudha ketimbang yang lain. Meskipun sudah berkali-kali ditayangkan.

Baca Juga: Rekor! Menlu AS Kunjungi 112 Negara

Korea Selatan ikut-ikutan. Selain mengekspor HP. Mobil. Kereta api. Peralatan rumah tangga. Juga K-PoP.

Musik dan band Indonesia juga sempat populer di Malaysia d Singapura.

Jangan diabaikan

Kecintaan Nana Mouskouri terhadap bangsanya. Lalu kontribusi industri hiburan terhadap perekonomian, kiranya menjadi penggugah memajukan entertainment industry.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengapa India Ditinggalkan Australia cs?

Kamis, 23 Juni 2022 | 13:55 WIB

Ukraina di Ambang Perdamaian?

Selasa, 21 Juni 2022 | 15:14 WIB

Cibacang dan Cilimus yang Abadi dalam Toponimi

Minggu, 19 Juni 2022 | 15:42 WIB

Haruskah Indonesia Bergabung dengan BRICS?

Selasa, 14 Juni 2022 | 22:08 WIB

Mencetak Generasi ‘Boseh’

Minggu, 12 Juni 2022 | 09:00 WIB

Pecinan Cicalengka sejak 22 Januari 1872

Kamis, 9 Juni 2022 | 16:25 WIB

Karasak itu Nama Pohon dari Keluarga Ficus

Kamis, 9 Juni 2022 | 11:50 WIB

Para Pejabat Cicalengka Tahun 1871-1923

Jumat, 3 Juni 2022 | 15:02 WIB
X