Kesebelasan Tamba Oerat Moeroengkoet (TOM) dari Pangalengan

- Kamis, 13 Januari 2022 | 15:24 WIB
Kesebelasan TOM didirikan di Pangalengan sekitar awal Agustus atau akhir Juli 1931.  (Sumber: Sipatahoenan, 30 Oktober 1931.)
Kesebelasan TOM didirikan di Pangalengan sekitar awal Agustus atau akhir Juli 1931. (Sumber: Sipatahoenan, 30 Oktober 1931.)

Hingga 1935, klub Tamba Oerat Moeroengkoet TOM nampaknya terus aktif bermain sepak bola. Mereka Pernah menjadi tumpuan harapan banyak orang di Pangalengan.

Nama kesebelasan ini terbilang sangat unik. Bila saya terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia akan terdengar lucu.

Nama kesebelasannya Tamba Oerat Moeroengkoet, kerap disingkat TOM. Nama tersebut bila dialihbahasakan akan bermakna kira-kira biar urat-urat tidak berkerut atau bisa juga agar urat-urat tidak keriput.

Eksistensinya mulai saya temukan dalam Sipatahoenan edisi 30 Oktober 1931. Dalam tulisan bertajuk “Voetbal di Pagoenoengan” (sepak bola di pegunungan) dalam koran itu antara lain terbaca demikian: “Ti baheula voetbalclub di Pangalengan (Bandoeng) langka anoe bisa madjoe teroes. Tapi dina 3 boelan ka toekang geus aja noe ngadegkeun voetbalclub TOM (Tamba Oerat Moeroengkoet)” (Dari sejak dulu klub sepak bola di Pangalengan jarang yang dapat berkembang. Namun, dalam tiga bulan terakhir sudah ada yang membentuk kesebelasan sepak bola TOM”).

Dari kutipan di atas, dapat kita simpulkan sepak bola sudah hadir sejak lama di Pangalengan, daerah ketinggian di selatan Bandung. Barangkali kehadirannya seiring dengan diperkenalkannya sejak bola oleh orang-orang Belanda di Kota Bandung pada awal abad ke-20, atau sekitar tiga dasawarsa sebelum TOM dibentuk.

Namun, permainan itu tidak berkembang baik di Pangalengan, berbeda dengan di Kota Bandung yang demikian semarak.

Dari kutipan di atas, kita juga dapat menyimpulkan waktu pembentukan TOM. Dari kutipan disebutkan dalam tiga bulan terakhir, yang mengandung arti kesebelasan TOM didirikan sekitar awal Agustus atau akhir Juli 1931. Sejak dibentuk hingga akhir Oktober 1931, TOM sudah beberapa kali mengadakan pertandingan (“ieu club anjar teh geus sababaraha kali ditandingkeunanana”).

Baca Juga: Adopsi Spirit Doll: Antara Tren, Sugesti, dan Delusi

Lawan-lawan yang sempat dijajal TOM berikut skornya antara lain sebagai berikut: melawan Banjaran menang 1-0, versus Lembang (1-0), Malabar (2-0), Kamasan Banjaran (4-0), Soreang (0-0), Sinar Tjahja Bandung (0-2),  SNA Bandung (3-0), dan melawan Ciwidey (1-2).

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jangan Ngaku Bestie Kalau Masih Suka Nyinyir

Rabu, 26 Januari 2022 | 15:01 WIB

Berpikir Kritis Bisa Cegah Investasi Bodong

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:52 WIB

Manfaat Perdagangan Ekspor untuk Perekonomian

Senin, 24 Januari 2022 | 15:07 WIB

Mempelajari Karakter Orang Melalui Kebiasaannya

Minggu, 23 Januari 2022 | 10:00 WIB

Geotrek, Belajar di Alam dengan Senang dan Nikmat

Jumat, 21 Januari 2022 | 08:25 WIB

Mengenal Manfaat Transit Oriented Development (TOD)

Rabu, 19 Januari 2022 | 12:35 WIB

Kapitalisme Kekuasaan Zaman

Senin, 17 Januari 2022 | 16:45 WIB
X