Menjadi Keluarga Cerdas Berteknologi dengan Digital Parenting

- Jumat, 7 Januari 2022 | 19:14 WIB
Menjadi Keluarga Cerdas Berteknologi dengan Digital Parenting (Pixabay/geralt )
Menjadi Keluarga Cerdas Berteknologi dengan Digital Parenting (Pixabay/geralt )

Bisakah kita menjadi keluarga cerdas berteknologi dengan metode digital parenting dan apa saja keuntungannya?

Sekolah berlangsung secara online semenjak Covid 19 mewabah di Indonesia menyebabkan meningkatkan penggunaan internet dan penggunaan ponsel di kalangan anak-anak. Anak-anak menjadikan kesempatan ini untuk memanfaatkan internet dan teknologi dalam kepentingan pendidikan dan hiburan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pandemi Covid 19 mendorong anak-anak aktif menggunakan ponsel di tahun 2020. Sebanyak 29 persen anak usia dini di Indonesia telah menggunakan ponsel semenjak pendidikan online akibat pandemi. Usia paling belia adalah bayi kurang dari satu tahun dengan jumlah persentase 3,5 persen.

Pemandangan anak dibawah lima tahun yang telah difasilitasi perangkat pintar bukan lagi hal yang mengejutkan. Sebuah studi mengatakan balita yang lahir di era digital disebut sebagai ‘Digitods” atau anak-anak yang lahir dan berkembang bersama perangkat layar sentuh sejak lahir.

Meningkatnya penggunaan ponsel dan akses internet dikalangan anak-anak dibawah umur menimbulkan pertanyaan, untuk mengakses apa saja anak-anak menggunakan ponsel mereka?

Baca Juga: Gaga Muhammad, Rachel Vennya, Kim Seonho, dan Cancel Culture

Berdasarkan data BPS 2021, sebanyak 88,99 persen anak usia 5 tahun keatas paling banyak mengakses internet untuk media sosial. Selain media sosial, sebanyak 66,13 persen anak usia 5 tahun ke atas di Indonesia juga mengakses internet untuk mendapat informasi. Ada pula yang mengakses internet untuk hiburan sebanyak 63,08 persen.

Tujuan orang tua memfasilitasi anak dengan perangkat teknologi seperti ponsel atau laptop dengan akses internet ketika pandemi adalah untuk menunjang sekolah yang berlangsung secara online. Namun, data menunjukkan anak-anak lebih banyak menggunakan perangkat mereka untuk kepentingan selain pendidikan.

Orang tua memiliki peran penting dalam membesarkan anak di dunia yang serba digital ini, sehingga anak mampu menggunakan teknologi sesuai kebutuhan dan kadar informasi yang mampu mereka butuhkan. Inilah yang disebut digital parenting, yaitu pola asuh anak yang menyesuaikan dengan teknologi digital.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jangan Ngaku Bestie Kalau Masih Suka Nyinyir

Rabu, 26 Januari 2022 | 15:01 WIB

Berpikir Kritis Bisa Cegah Investasi Bodong

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:52 WIB

Manfaat Perdagangan Ekspor untuk Perekonomian

Senin, 24 Januari 2022 | 15:07 WIB

Mempelajari Karakter Orang Melalui Kebiasaannya

Minggu, 23 Januari 2022 | 10:00 WIB

Geotrek, Belajar di Alam dengan Senang dan Nikmat

Jumat, 21 Januari 2022 | 08:25 WIB

Mengenal Manfaat Transit Oriented Development (TOD)

Rabu, 19 Januari 2022 | 12:35 WIB

Kapitalisme Kekuasaan Zaman

Senin, 17 Januari 2022 | 16:45 WIB
X