Efek Film Layangan Putus untuk Emak-Emak

- Jumat, 7 Januari 2022 | 08:52 WIB
Kemunculan tokoh Aris dalam webseries Layangan Putus, membuat banyak emak-emak menjadi was-was pada suaminya di kehidupan nyata sehari-hari. (Instagram/@layanganputus.md)
Kemunculan tokoh Aris dalam webseries Layangan Putus, membuat banyak emak-emak menjadi was-was pada suaminya di kehidupan nyata sehari-hari. (Instagram/@layanganputus.md)

Kemunculan tokoh Aris dalam webseries Layangan Putus, membuat banyak emak-emak menjadi was-was pada suaminya di kehidupan nyata sehari-hari.

Kemunculan sosok Reza Rahadian di layar kaca jelas memikat banyak mata. Kemampuannya dalam beradu akting pun tak perlu diragukan lagi. Peraih Indonesia Movie Actors Award untuk Pemeran Utama Pria Terfavorit tahun 2021 ini patut diacungi jempol.

Kehebatannya dalam berakting di serial drama Layangan Putus, sukses memikat para penonton setianya yang kebanyakan dari kaum hawa semakin geregetan.  

Kali ini MD Entertainment memintanya untuk memerankan peran yang tak seperti biasanya. Setelah sukses memerankan Arya dalam webseries “My Lecture, My Husband”, dengan pembawaannya yang tegas, juga setia. Kini ia mencoba peran baru yang tak seperti biasanya. Mencoba keluar dari zona nyaman dengan peran barunya, Reza Rahadian dituntut lebih maksimal dalam serial drama rumah tangga yang tak biasa, dimana ia harus membagi perasaannya pada dua orang wanita sekaligus. Serial drama yang masih berjalan ini menjadi salah satu tontonan yang paling diminati dan cukup populer di kalangan masyarakat luas. Banyak pasangan suami istri mencoba menirukan peran Arya dan Kinan dalam sebuah video yang mereka buat versi masing-masing. Kocak, dan cukup menarik seolah masyarakat turut merasakan euforia atas kemunculan webseries ini.

Banyak pembelajaran berharga yang disuguhkan dari setiap episodenya, berhasil menarik rasa penasaran para pecinta serial webseries Indonesia. Kemunculannya, tak kalah menarik dengan serial drama korea yang belakangan diminati para penonton dari kalangan kaum hawa. Bisa jadi kemunculan Reza Rahadian kali ini meningkatkan totalitasnya di dunia akting sehingga semakin disejajarkan dengan para aktor Korea yang banyak di elu-elukan.

Kehadiran Kinan menjadi penyeimbang kehebatan peran seorang Reza Rahadian. Seorang istri yang sangat sabar, pintar, juga mengenyam pendidikan dokter pun terlihat sangat sempurna, sehingga sangat didamba-dambakan banyak kaum hawa. Juga menjadi istri yang paling didambakan oleh para kaum adam karena kecantikan alamiahnya dan kesabarannya. Cerita yang disajikan berasal dari novel Layangan Putus yang diangkat dari kisah nyata ini berhasil menarik minat warga +62 untuk menyaksikannya.

Baca Juga: Geowisata sebagai Jalan Lain untuk Penguatan Jiwa

Ditengah-tengah histeria kemunculannya, pro dan kontra pun mengiringi serial drama populer ini. Sosok Mas Aris yang diperankan oleh seorang Reza Rahadian menjadi tokoh sentral yang menarik untuk menjadi perbincangan para emak-emak. Kehidupannya yang sempurna, wajahnya yang tampan, tubuh atletis tinggi semampai, penampilan rapi, juga seorang eksekutif muda, berbanding terbalik dengan sikap tidak setianya pada pasangan hidup yang diperankan oleh aktris cantik Putri Marino.

Kemunculan tokoh Aris dalam webseries Layangan Putus, membuat banyak emak-emak menjadi was-was pada suaminya di kehidupan nyata sehari-hari. Emak-emak menjadi lebih over protektif, sering menelepon, mengecek handphone, dan itu semua memantik sikap curiga yang sangat berlebihan pada pasangan hidup masing-masing. Kehidupan rumah tangga yang dinamis, direfleksikan dalam webseries ini. Aria yang selalu menerima telepon dari Lydia dengan sembunyi-sembunyi, cukup membuat banyak emak-emak merasa dag dig dug pada suami masing-masing.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menengok Alasan Seseorang Tetap Melajang

Jumat, 1 Juli 2022 | 15:53 WIB

ASEAN Diapit Dua Konflik

Senin, 27 Juni 2022 | 14:49 WIB

Mengapa India Ditinggalkan Australia cs?

Kamis, 23 Juni 2022 | 13:55 WIB

Ukraina di Ambang Perdamaian?

Selasa, 21 Juni 2022 | 15:14 WIB

Cibacang dan Cilimus yang Abadi dalam Toponimi

Minggu, 19 Juni 2022 | 15:42 WIB

Haruskah Indonesia Bergabung dengan BRICS?

Selasa, 14 Juni 2022 | 22:08 WIB

Mencetak Generasi ‘Boseh’

Minggu, 12 Juni 2022 | 09:00 WIB

Pecinan Cicalengka sejak 22 Januari 1872

Kamis, 9 Juni 2022 | 16:25 WIB
X