Gule Kambing Bustaman, Sajian Gulai Lezat dari Kampung Bustaman Semarang

- Selasa, 4 Januari 2022 | 09:25 WIB
Gule kambing bustaman, sajian gulai lezat khas kampung Bustaman Semarang.  ( Badiatul Muchlisin Asti)
Gule kambing bustaman, sajian gulai lezat khas kampung Bustaman Semarang. ( Badiatul Muchlisin Asti)

Gule kambing bustaman boleh bilang adalah salah satu representasi gule khas Jawa Tengah. Sebagaimana gule khas Jawa lainnya, kuah gule kambing bustaman juga tidak sekental gulai khas Sumatra. Bahkan cenderung encer, karena gule kambing bustaman justru meniadakan santan dalam kuahnya.

Sepintas, gule Kambing bustaman tak ada bedanya dengan masakan gulai kambing pada umumnya. Gule kambing bustaman juga memiliki kuah yang kaya rempah dan berwarna kuning yang berasal dari kunyit. Perbedaannya, bila gule kambing pada umumnya menggunakan santan, gulai kambing bustaman tidak. Sebagai gantinya, gule kambing bustaman menggunakan minyak kelapa yang dihasilkan dari parutan kelapa yang telah digoreng atau srundeng.

Gule kambing bustaman memang tidak menggunakan santan, tapi menggunakan rempah-rempah khas Arab, seperti kapulaga, kayu manis, jintan, dan srundeng. Bumbu itulah yang menjadi ‘rahasia kelezatan’ gue kambing bustaman hinggga membuat cita rasanya tetap gurih, meski tidak menggunakan santan.

Baca Juga: Nostalgia Jadi Strategi Marketing Cemerlang dalam Dunia Perfilman

Adapun nama Bustaman dalam gule kambing bustaman, merujuk pada nama kampung kuliner ini berasal. Gule kambing bustaman memang bermula dari sebuah kampung bernama Bustaman di Kota Semarang.

Wikipedia mencatat, Bustaman adalah sebuah nama kampung yang berada di Kelurahan Purwodinatan, Semarang Tengah. Asal muasal kampung tersebut bermula dari sumur yang dibuat oleh Kiai Kertoboso Bustam (1681-1759) dan namanya dipakai untuk menyebut kampung tersebut. Sehingga, Kampung Bustaman telah ada sejak abad ke-18 d dan menjadi salah satu kampung lama di Kota semarang.

Kampung Bustaman menjadi populer karena menjadi pusat kuliner dari olahan daging kamping, yaitu gule kambing bustaman. Sejak zaman pendudukan Jepang, warga setempat banyak yang menjadi penjagal kambing. Ada juga yang membuka warung yang menjual gule kamping, sehingga disebut dengan nama Gule Kambing Bustaman.

Cerita Asal-usul Gule Kambing Bustaman

Sebagaimana namanya, gule kambing bustaman berasal dari Kampung Bustaman—sebuah kampung sempit di Jalan MT. Haryono, Semarang.

Ada sejarah panjang terkait sajian lezat ini. Menurut Widyanuari Eko Putra dalam artikel Asal-usul Pedagang Gulai Bustaman: Sebuah Ironisme (pekakota.or.id, 30/5/2015) disebutkan, Bustaman adalah salah satu kampung di Semarang yang memiliki riwayat aktivitas penjualan kambing cukup panjang.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nama Mahluk Halus Jadi Nama Geografi

Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:18 WIB

Sudah Menjaga Pola Makan, Kenapa Masih Sering Sakit?

Selasa, 16 Agustus 2022 | 21:15 WIB

Raden Dewi Sartika di Cicalengka (1894-1902)

Senin, 15 Agustus 2022 | 16:33 WIB

Nama Geografi Menjadi Istilah Geomorfologi Khas Sunda

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 13:55 WIB

Wisata dari Titik Nol Bandung

Senin, 8 Agustus 2022 | 20:11 WIB

Penempatan Siswa di Kelas berdasar Gaya Belajar

Senin, 8 Agustus 2022 | 19:45 WIB

Paypal Diblokir, Bagaimana Nasib para Freelancer?

Senin, 8 Agustus 2022 | 15:19 WIB

Mari Kita Sukseskan Desa Cantik

Jumat, 5 Agustus 2022 | 09:51 WIB

Citayeum, Citayem, dan Citayam

Kamis, 4 Agustus 2022 | 16:50 WIB
X