Becek: Hidangan Berkuah Gurih dan Segar Khas Grobogan, Dulu Sajian Pesta dan Hajatan Warga

- Kamis, 2 Desember 2021 | 16:00 WIB
Becek memang masakan berkuah yang acap hadir dalam pelbagai pesta hajatan warga Grobogan seperti saat pesta mantu atau pesta pernikahan dan khitanan. (Badiatul Muchlisin Asti)
Becek memang masakan berkuah yang acap hadir dalam pelbagai pesta hajatan warga Grobogan seperti saat pesta mantu atau pesta pernikahan dan khitanan. (Badiatul Muchlisin Asti)

Becek memang masakan berkuah yang acap hadir dalam pelbagai pesta hajatan warga Grobogan seperti saat pesta mantu atau pesta pernikahan dan khitanan.

Dulu, menyebut kuliner Grobogan, maka yang terlintas adalah swike—sebuah masakan berbahan paha katak yang berasal dari pengaruh dapur kuliner Tionghoa.

Selama puluhan tahun, swike menghegemoni, seolah menjadi satu-satunya kuliner yang dimiliki kabupaten yang ber-tagline Secret of Java itu.

Padahal, Grobogan termasuk daerah di Jawa Tengah yang menyimpan khazanah kuliner tradisional yang cukup kaya. Selain swike, ada garang asem, ayam pencok atau ayam panggang bledug, sega janganan atau yang lebih populer dengan nama sega pager, sega pecel gambringan, lempok, mi tek-tek nunjungan, nasi jagung sayur lompong, dan becek—yang sedang populer.

Becek memang kuliner khas Grobogan yang sedang populer. Jejak kepopuleran becek setidaknya bisa dirunut sejak sekitar awal tahun 2000-an. Kemudian becek semakin moncer setelah era media sosial (facebook), di mana kesadaran menggali khazanah potensi lokal tumbuh  di kalangan pegiat sosial media Grobogan. Lalu mempostingnya di media sosial.

Salah satu potensi lokal Grobogan yang kemudian ‘mencuri’ perhatian netizen Grobogan adalah kuliner becek, yang saat itu mulai menjadi sajian di pelbagai warung dan rumah makan di kota Purwodadi. Seiring tenarnya becek, semakin banyak lagi warung makan yang menyediakan menu berkuah gurih dan segar itu.  

Baca Juga: Gudeg: Ikon Kuliner Jogjakarta, Kreasi Prajurit Mataram dan Simbol Perlawanan

Saat ini menyebut kuliner Grobogan, yang terlintas tidak hanya swike, namun juga becek dan kuliner khas Grobogan lainnya seperti sega pager atau pecel gambringan. Becek sendiri adalah hidangan berkuah mirip sup iga balungan sapi. Kuahnya bening bercita rasa segar, gurih, dan asem, serta pedas.

Cita rasa gurih dan pedas berasal dari bumbu dalam becek yang meilputi: bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, dan cabe.  Adapun rasa asam pada kuah becek berasal dari daun kedondong dan daun dayakan.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Geotrek Lintas Kars Citatah

Jumat, 14 Januari 2022 | 15:01 WIB

Adopsi Spirit Doll: Antara Tren, Sugesti, dan Delusi

Kamis, 13 Januari 2022 | 14:53 WIB

Rekor! Menlu AS Kunjungi 112 Negara

Selasa, 11 Januari 2022 | 15:15 WIB

Kehancuran Jati Diri Budaya yang Nyata

Minggu, 9 Januari 2022 | 12:22 WIB

Tetap Bersaudara Meskipun Beda Agama

Minggu, 9 Januari 2022 | 10:27 WIB

Efek Film Layangan Putus untuk Emak-Emak

Jumat, 7 Januari 2022 | 08:52 WIB

Geowisata sebagai Jalan Lain untuk Penguatan Jiwa

Kamis, 6 Januari 2022 | 19:23 WIB
X