Christiaan Johannes Brookman: Presiden LUNO dan Pilar SIDOLIG

- Kamis, 25 November 2021 | 17:33 WIB
Christiaan Johannes Brookman (1879-1953), terpilih berkali-kali menjadi presiden klub LUNO. Setelah menggabungkan diri dengan SIDOLIG (1933), ia terpilih menjadi salah seorang pilarnya. (Berretty, 1934: 112)
Christiaan Johannes Brookman (1879-1953), terpilih berkali-kali menjadi presiden klub LUNO. Setelah menggabungkan diri dengan SIDOLIG (1933), ia terpilih menjadi salah seorang pilarnya. (Berretty, 1934: 112)

Dalam berita yang disiarkan Het Vaderland (12 Desember 1953) itu disebutkan yang meninggal adalah Christiaan Johannes Brookman dalam usia 74 tahun. Semasa hidup, dia “Oud-leraar van de cursus Spoorwegen te Bandoeng” (mantan pengajar dalam kursus yang diselenggarakan jawatan kereta api di Bandung).

Dengan fakta-fakta itu kita jadi dapat menyimpulkan Ch. J. Brookman hidup dalam rentang waktu antara 1879 hingga 1953. Dalam rentang panjang tersebut, dia pernah bekerja pada jawatan kereta api di Bandung. Hal ini sesuai dengan data yang saya temukan dari genealogieonline.nl. Di situ dinyatakan Brookman lahir di Batavia pada 17 Juli 1879 dan meninggal di Voorburg pada 11 Desember 1953.

Pada tulisan lain, dalam situs yang sama, ketemu pula kepanjangan serta identitas M.C.Brookman-Neijndorff, notabene istri Brookman. Dialah Maria Cornelia Neijndorff (1886-1963), yang lahir pada 4 April 1886 di Madiun, Jawa Timur dan meninggal pada 30 September 1963 di Voorburg.

Sedangkan rekaman pekerjaan Brookman dapat disimak dari pemberitaan sekitar pengangkatan, kenaikan gaji, dan pemindahan tempat kerjanya dalam koran-koran Belanda sejak awal abad ke-20. Data paling lama berasal dari 1910. Di situ dibilang Brookman lulus ujian jawatan kereta api (De S. S. Examens) di pusat jalur barat di Bandung, terutama untuk Examen A (Het nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indie, HNDNI, 4 Januri 1910).

AID De Preanger-bode (6 Februari 1911) mengabarkan kenaikan gaji Brookman, sebagai komis stasiun di Bandung, menjadi 25 gulden per bulan. Sebulan berikutnya, dia mendapatkan gratifikasi sebesar 25 gulden atas kinerja luar biasa yang ditunjukkannya (AID, 31 Maret 1911).

Dalam AID edisi 30 November 1915, ada warta mutasi para pegawai jawatan kereta api demi kursus keahlian. Dalam berita itu disebutkan pada 1 Desember 1915 akan diselenggarakan lagi kursus latihan CII dan CII yang diperuntukkan bagi 25 orang calon kepala halte. Demi kursus itu, kepala pengawas telegraf H.C.A. Berkholst akan menjadi penanggung jawabnya. Sementara Brookman, sang komis stasiun, menjadi asisten pengajar dan memberikan pelajaran ihwal transportasi dan jadwal kereta api (“in vervoers- en treindienstbepalingen”).

Alhasil, Brookman sudah sejak akhir 1915 menjadi tenaga pengajar dalam kursus yang diselenggarakan jawatan kereta api di Bandung. Namun, selain itu, ia juga aktif dalam organisasi para pegawai jawatan kereta api yang konon dibentuk lagi pada 1920 (AID, 24 Juni 1920). Bahkan Brookman terpilih menjadi ketua Staatsspoorbond itu. Untuk  afdeeling Bandoeng van den Staatsspoorbond yang menjadi ketuanya adalah G.L. Touset (AID, 22 September 1920).

Pekerjaan Brookman di Bandung berakhir pada 1938. Karena sejak Juli 1938, ia tercatat menjadi warga Cirebon. Dalam Bataviaasch Nieuwsblad (13 Juli 1938) disebutkan minggu lalu ada perubahan kependudukan Cirebon, yakni dengan bertambahnya warga baru. Di antara yang disebutkan pindah ke sana adalah Brookman yang berasal dari Bandung.

Baca Juga: Letnan Cornelis Ouwehand, Wasit Sepak Bola Menjadi Direktur Pekerjaan Umum

Presiden LUNO dan Anggota Kehormatan BVB

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Stereotip Kesetaraan Gender Perempuan

Senin, 6 Desember 2021 | 12:43 WIB

Lezatnya Nasi Ayam, Nasi Liwet Wong Semarang

Jumat, 3 Desember 2021 | 16:09 WIB

Menguak Problem Mendasar Upah Buruh dan Solusinya

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:18 WIB

Kisah Barsisha dan Ajaran Berharga tentang Aib Manusia

Senin, 29 November 2021 | 16:55 WIB

Peluang Iran untuk Sedikit Bernapas

Senin, 29 November 2021 | 15:17 WIB

Diversifikasi Prestasi Olahraga Nasional

Minggu, 28 November 2021 | 08:30 WIB
X