Joki Tugas, Rahasia Umum di Masyarakat

- Minggu, 21 November 2021 | 19:19 WIB
Keberadaan joki tugas sudah menjadi rahasia umum di masyarakat. Kemunculannya sudah ada sejak dulu, namun belakangan ini semakin ramai lagi. (Pixabay/councilcle)
Keberadaan joki tugas sudah menjadi rahasia umum di masyarakat. Kemunculannya sudah ada sejak dulu, namun belakangan ini semakin ramai lagi. (Pixabay/councilcle)

Keberadaan joki tugas sudah menjadi rahasia umum di masyarakat. Kemunculannya sudah ada sejak dulu, namun belakangan ini semakin ramai diperbincangkan.

Hal tersebut salah satunya karena promosi atau penawaran yang dilakukan telah mengalami perubahan yaitu yang dulu dilakukan secara diam-diam sementara sekarang promosi jasa joki tugas dilakukan secara terang-terangan serta faktor lainnya. Sebelum membahas lebih lanjut, perlu diketahui mengenai definisi dari joki.

Joki menurut KBBI dalam definisi ke-3 nomor 1, berarti orang yang mengerjakan ujian yang ditujukan untuk orang lain dengan menyamar sebagai orang lain itu yang statusnya merupakan peserta yang sesungguhnyadan dan kemudian mendapat imbalan uang. Secara umum joki tugas dapat dikatakan sebagai orang yang menawarkan jasanya untuk mengerjakan tugas orang lain (tugas dalam bidang akademik).

Jika dilihat dari sudut pandang dunia pendidikan, penggunaan joki tugas merupakan suatu pelanggaran etika pendidikan. Seseorang yang menggunakan joki tugas berarti tidak jujur dalam mengerjakan tugasnya serta tidak jujur pada dirinya sendiri.

Dengan menggunakan joki tugas berarti hasil atau nilai yang diperolehnya dari tugas yang dikerjakan oleh jasa joki merupakan pengingkaran terhadap kemampuan dirinya sendiri. Nilai yang didapat tersebut bukan merupakan atas kemampuannya namun merupakan kemampuan dari jasa joki tugas. Jika demikian maka tujuan dari penempuhan pendidikan yaitu untuk menimba ilmu tidak dapat tercapai.

Dari informasi yang didapatkan dari literasi pada diskusi pengguna Twitter pada suatu akun base, banyak faktor yang disampaikan di balik alasannya menggunakan joki tugas.

Di antaranya seperti terlalu sibuk dengan kegiatan lain, malas mengerjakan tugas karena ingin pergi main, jurusan yang diambil tidak sesuai dengan keinginan sehingga tidak semangat dalam mengejakan tugas, terlalu banyak tugas sehingga menggunakan joki tugas untuk mengerjakan tugas lain, menggunakan jasa joki tugas karena tugas yang tidak mungki untuk dikerjakan sendiri, adanya urusan mendadak atau peristiwa yang tidak terduga terjadi, dan sebagainya.

Baca Juga: 20 Persen Siswa Putus Sekolah Akibat Pandemi Covid-19

Kemudian alasan yang digunakan oleh para penyedia jasa joki yaitu mulai dari untuk menambah uang jajan, untuk memenuhi kebutuhan hidup selama kuliah, untuk mendapatkan pengahsilan karena susahnya mencari lapangan pekerjaan, dan sebagainya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

ASEAN Diapit Dua Konflik

Senin, 27 Juni 2022 | 14:49 WIB

Mengapa India Ditinggalkan Australia cs?

Kamis, 23 Juni 2022 | 13:55 WIB

Ukraina di Ambang Perdamaian?

Selasa, 21 Juni 2022 | 15:14 WIB

Cibacang dan Cilimus yang Abadi dalam Toponimi

Minggu, 19 Juni 2022 | 15:42 WIB

Haruskah Indonesia Bergabung dengan BRICS?

Selasa, 14 Juni 2022 | 22:08 WIB

Mencetak Generasi ‘Boseh’

Minggu, 12 Juni 2022 | 09:00 WIB

Pecinan Cicalengka sejak 22 Januari 1872

Kamis, 9 Juni 2022 | 16:25 WIB

Karasak itu Nama Pohon dari Keluarga Ficus

Kamis, 9 Juni 2022 | 11:50 WIB
X