Lezatnya Pempek Khas Palembang, dari Penganan Adat Jadi Kudapan Favorit Nusantara

- Jumat, 19 November 2021 | 21:26 WIB
Empek-empek, kudapan khas Palembang yang dibuat dari ikan dan tepung, disajikan dengan cuko yang bercita rasa asam-manis-pedas.  (Foto Badiatul M. Asti)
Empek-empek, kudapan khas Palembang yang dibuat dari ikan dan tepung, disajikan dengan cuko yang bercita rasa asam-manis-pedas. (Foto Badiatul M. Asti)

Pempek khas Palembang, yang terkenal kelezatannya, bermula dari penganan adat. Lama kemedian kuliner ini jadi kudapan favorit nusantara.

Indonesia memiliki tradisi kuliner yang sangat kaya, termasuk memiliki ragam khazanah kudapan—cemilan di luar makan utama. Pempek atau empek-empek adalah satu di antara kudapan favorit di Indonesia dan sudah sangat populer di seantero negeri ini.

Pempek adalah kudapan khas Palembang yang dibuat dari ikan dan sagu singkong (tapioka) yang dihaluskan. Di masa lalu, pempek dibuat dari daging ikan belida. Namun ikan ini mengalami kelangkaan, di samping harganya yang mahal. Bahkan saat ini, ikan belida tidak boleh dikonsumsi karena termasuk ikan yang dilindungi sesuai dengan Peraturan Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Nomor 1 tahun 2021.

Sebagai gantinya, pempek dibuat dari daging ikan tenggiri atau ikan gabus. Bahkan sebenarnya, sudah banyak yang membuat pempek dari beberapa jenis ikan sungai seperti ikan toman dan bujuk. Juga dari jenis ikan laut seperti  kakap merah, parang-parang, ekor kuning, dan ikan sebelah. Bahkan ada juga yang menggunakan ikan dencis, ikan lele, serta ikan tuna putih.

Salah satu ciri pempek yang  yang bagus adalah yang bertekstur kenyal dan kencang. Bila terlalu lembut, orang Palembang menyebutnya bukan pempek. Kualitas pempek seperti itu ditentukan oleh kualitas dan jenis ikan. Juga ditentukan oleh perbandingan ikan dan tepung.

Baca Juga: Kupat Glabed, Sajian Lezat dari Randugunting Kota Tegal

Pempek dan Jenis-jenisnya

Pempek umumnya digoreng, tetapi ada juga yang dipanggang atau dibakar. Pempek banyak jenisnya. Jenis pempek yang paling umum disebut pempek lenjer, berbentuk memanjang seperti silinder atau lenjeran—dalam  bahasa Palembang. Pempek lenjer ini kerap disebut ibu dari pempek, karena pempek jenis ini menggunakan adonan dasar pempek.

Jenis pempek yang populer bernama pempek kapal selam. Nama kapal selam berasal dari proses merebus pempek. Pempek kapal selam akan tenggelam di dasar panci dan mengapung saat matang. Layaknya kapal selam yang tenggelam dan terapung dalam air. Bentuk pempek kapal selam ini bundar menggembung karena berisi telur ayam atau telur bebek utuh.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

ASEAN Diapit Dua Konflik

Senin, 27 Juni 2022 | 14:49 WIB

Mengapa India Ditinggalkan Australia cs?

Kamis, 23 Juni 2022 | 13:55 WIB

Ukraina di Ambang Perdamaian?

Selasa, 21 Juni 2022 | 15:14 WIB

Cibacang dan Cilimus yang Abadi dalam Toponimi

Minggu, 19 Juni 2022 | 15:42 WIB

Haruskah Indonesia Bergabung dengan BRICS?

Selasa, 14 Juni 2022 | 22:08 WIB

Mencetak Generasi ‘Boseh’

Minggu, 12 Juni 2022 | 09:00 WIB

Pecinan Cicalengka sejak 22 Januari 1872

Kamis, 9 Juni 2022 | 16:25 WIB

Karasak itu Nama Pohon dari Keluarga Ficus

Kamis, 9 Juni 2022 | 11:50 WIB
X