Saatnya Memuliakan Air dan Melestarikan Sungai

- Minggu, 14 November 2021 | 07:45 WIB
Warga beraktivitas di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Kabupaten Bandung. Memuliakan air (sungai) sebagai sumber kehidupan sekaligus bagian dari cara memelihara, merawat, melestarikan alam dan lingkungan ini. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Warga beraktivitas di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Kabupaten Bandung. Memuliakan air (sungai) sebagai sumber kehidupan sekaligus bagian dari cara memelihara, merawat, melestarikan alam dan lingkungan ini. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Dengan menjalankan hidup yang selalu berusaha untuk memuliakan air (sungai) sebagai sumber kehidupan sekaligus bagian dari cara memelihara, merawat, melestarikan alam dan lingkungan ini, dapat dipastikan kita akan tanggap terhadap segala bentuk bencana (bajir, tanah longsor) yang melanda bumi ini.

Pasalnya, dalam catatan sejarah sungai menjadi wadah cikal-bakalnya atas kemunculan peradaban umat manusia: Mesir pada tahun 4000 SM dari (lembah) sungai Nil; Mesopotamia pada tahun 3000 SM dari (lembah) sungai Eufrat dan Tigris, India pada tahun 3000 SM dari (lembah) sungai Hindus dan Gangga, Cina Utara dari (lembah) sungai Huang Ho (Kuning), Kota Baghdad dibawah khilafah Al-Manshur pada tahun 762 M dari (pinggir) sungai Tigris.

Menurut Nurlidiawati, sungai (air) adalah sumber kehidupan bukan hanya menusia, tetapi semua makhluk hidup ciptaan Tuhan yang ada di muka bumi ini. Ihwal peradaban awal umat manusia itu harus dimulai dari sungai, terutama pada lembah-lembah sungai besar.

Pada saat terjadi banjir, sungai-sungai itu membawa sedimen, yakni benda berupa sebuk yang terdapat di dalam air yang bisa menyuburkan lahan (tanah), sehingga tidak heran bila lembah-lembah sungai sering kali menjadi kawasan yang paling subur dan menjadi incaran (rebutan kekuasaan) bagi setiap bangsa yang ada di sekitarnya.

Di lembah-lembah yang subur itulah manusia bertempat tinggal untuk menepati dengan cara bercocok tanam dan berternak. Kendati sebelum menetap, mereka harus menghadapi tentangan alam yang hebat, seperti penyakit malaria, serangan binatang-binatang buas dan banjir yang terkadang membawa petaka.

Berkat kerja keras sungai yang tadinya rawa dan kurang diperhatikan kini menjadi tumpuan kehidupan dan tempat tinggal. Dengan segala aktivitas yang dilakukan di lembah-lembah inilah yang menjadi cikal bakal atas munculnya kota-kota. (Jurnal Rihlah Vol 1 No 2, 2014:93-94).

Kekuatan Air

Disadari atau tidak, bukti atas ketidakpedulian kita terhadap sungai (air) dapat dilihat dari rumah (tata ruang bangunan) yang membelakangi sungai dengan secara otomatis saluran air itu dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah, kotoran (manusia). Tentunya, ketika kita tidak memuliakan sungai, maka dengan sendirinya air akan melakukan unjuk kekuatan dengan caranya sendiri (banjir, longsor, air rob).

Memang pada umumnya manusia itu tak pandai bersyukur. Hanya setelah ada bencana sebagian dari mereka sadar. Dahulu, sebelum industri minuman mineral berkembang seperti sekarang, orang sangat memandang rendah air. Apalagi di negeri kita yang memiliki curah hujan tinggi, hutan, gunung, dan air sangat berlimpah. Zaman dahulu orang mencuci dan mandi di sungai, saking beningnya air sungai; minum langsung dari mata air, saking murninya mata air. Semuanya tanpa bayar.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nama Bangunan yang Menjadi Nama Desa dan Kelurahan

Rabu, 5 Oktober 2022 | 16:41 WIB

Hidup Jangan Kebanyakan Sambat

Selasa, 4 Oktober 2022 | 16:26 WIB

Sosiopreneur Generasi Milenial melalui Agroedupark

Selasa, 4 Oktober 2022 | 15:40 WIB

Bahan Bangunan dari Cicalengka (1907-1941)

Senin, 3 Oktober 2022 | 16:01 WIB

Penguatan Status Kepegawaian Perangkat Desa

Minggu, 2 Oktober 2022 | 07:00 WIB

Mari Memperbanyak Boks Buku di Stasiun Kereta Api!

Kamis, 29 September 2022 | 11:27 WIB

Invasi Rusia di Ukraina Menuju Tahap Akhir

Kamis, 22 September 2022 | 20:11 WIB

Memahami Tatib Sekolah dengan Menjadi Reporter

Selasa, 20 September 2022 | 21:15 WIB

Citisuk

Senin, 19 September 2022 | 15:35 WIB
X